; .: SePEnGgAL Kis4H :.: Laptop mbak widy melayang.. ;
Ikuti Terus ya Jejak Petualangan KHEISYA!!!

Minggu, 12 Oktober 2008

Laptop mbak widy melayang..


Pondok Bulan, 11 Oktober 2008
22.51 WIB

PENIPUAN! BERKEDOK MENGERJAKAN TUGAS
LAPTOP MELAYANG……………

Sungguh malam ini kurasakan hawa pondok bulan begitu panas, tidak sesejuk biasanya. Nada-nada tilawah yang dulu bergema, seakan sudah mulai hilang, dan tergantikan dengan lagu-lagu nggak jelas. Tak heran kenapa aku lebih suka mengurung diri dikos, sambil mendengarkan tilawah dari radio kesayangan, atau sesekali memutar nasyid saat semangat tak ada didada.Aku bukannya tidak mau bersosialisasi dengan mereka..jelas tidak! Kalau masalah sholat, makan malampun sudah menjadi tradisi untuk dilakukan bersama-sama. Tetapi untuk ngbrol yang sia-sia, aku lebih suka masuk kamar, ambil buku atau tilawah, bagiku itu lebih menyenangkan. Pondok bulan….sungguh sekarang berbeda! Penghuni baru seakan membuatku khawatir dan makin was-was. Mungkin juga ada secuil penyesalan kenapa aku dulu tidak ikut hijrah bersama mbak danik, dek indras ke pesmi insane kamil waktu dulu memtuskan untuk pindah kos. “ Ah aku tidak lama lagi di kampus…pindahan dengan barang-barang yang seambrek hanya akan membuat susah banyak orang” pikirku waktu itu. Tetapi sekarang baru kurasakan..pondok bulan sungguh beda. Aku tak mampu mendeskripsikan…
Ternyata benar, firasat buruk menajadi sebuah kenyataan. Adik kosku terkena penipuan oleh seseorang cowok yang baru dikenalnya. Dengan modus suruh bantu mengetik 18 makalah, laptop hasil pinjaman mbak kos dibawa kabur oleh penipu kelas kakap itu. Sontak, mbak widy selaku yang empunya laptop shock! Bukan masalah laptop tentunya yang dibawa kabur, tetapi data-data dan semua tugas terarsip juga amblas dibawa kabur. Apalagi usulan tesis yang mau digarapnya, jelas ikut sirna Teriakan sebagai bentuk kekecewaanpun memecah ketenangan pondok bulan. “istighfar mbak..” pintaku, aku bersama adek kosku berusaha memenangkannya. Tetapi hasilku sia-sia juga, beliau masih benar-benar shock! Dan ketidak terimaan atas ini semua benar-benar terlihat jelas dari ekspresinya. Aku tak begitu mengerti dengan bahasa beliau, karena teriakannya dengan bahasa gorontalo, tapi aku tahu dia begitu terpukul kehilangan laptop itu…ibarat kehilangan belahan jiwanya, yang selalu ada disetiap saat. Bahkan mengalahkan sahabat sejati yang kata seorang kawan, hanya ada disaat suka dan diduka, tetapi tidak ada saat tugas numpuk, saat perlu hiburan, saat otak stress untuk mengkonversikan kode-kode digital kedalam sebuah uraian tulisan elektrik yang subhanalloh, dulu mungkin otak ini tak akan mampu. Tetapi itu sangat mudah bagi sebuah belahan jiwa yang bernama laptop, apalagi itu pembelian seseorang yang istimewa baginya, misal suami atau orang tuanya. Sungguh sangat berharga…
Berawal dari sebuah perkenalan di dunia maya yang bernama chating, berlanjut ke komunikasi yang lebih intens lwat hp, hingga berujung ke sebuah kencan awal, pertemuan di Solo Grand Mall (SGM) laptop itu dibawa kabur. Cinta memang membabi buta, semua menjadi takluk atas nama cinta. Menurut cerita adik ponakan yang membersamai si korban, entah mungkin karena di hipnotis anak tadi dengan nurutnya dianter pulang dari SGM pakai mobil untuk mencari pinjaman laptop, kebetulan yang menjadi target adalah laptop punya mbak widy, axio keluaran terbaru yang baru dibelinya bulan juli dari gorontalo sebelum hijrah kesolo. Dan yang lebih gila, sepeda motor yang dibawanya ke SGM masih ditinggal di parkiran SGM, sungguh…benar-benar tidak percaya. Aku sendiripun belum mampu membayangkan?! Ketika kembali ke SGM setelah mendapat laptop, si korban bersama adeknya mau ambil motor karena mereka janjian mau mengerjakan tugas di luar SGM untuk mengerjakan makalah 18 Makalah. Sementara sang penipu dengan membawa laptop kabur tanpa pamitan. Yang katanya mau parkir mobil, ternyata siap melarikan diri. Gila nggak?! Tak ada barang bukti yang dibawa oleh korban, no hp yang sementara ada di phonebooknya sudah tidak aktif lagi, plat mobil juga diduga palsu. Seorang cowok yang mengaku mahasiswa atmajaya, asal jogja ini diduga benar-benar sudah professional…..nggak kelas teri lagi, sudah kelas paus atau lomba-lomba. Akhirnya ….semuanya tertipu!
Mbak widy hanya bisa murung dikamar, sambil curhat dengan hpnya ke seseorang katanya si teman kuliah, sesekali keluar teriakan” apa salah widy ko….kok semua ini terjadi”.Ana hanya bisa termenung dikamar…tidak banyak hal yang bisa saya kulakukan. Sedang si korban dan adiknya yang memilih tidur didepan ruang TV karena kamar si korban tepat didepan mbak widy, perasaan takut masih ada, sedang memutar otak untuk mengganti laptop yang dulu dibelinya seharga Rp.7 juta nominal yang tidak sedikit bagi seorang mahasiswa,,segala upaya mau dilakukan, tabungan 2 juta mau diambil, Hp juga mau dijual, dan katanya juga mau ambil part time….sedang dia nggak mau terbuka ma orang tuanya. “Kalau ini diadukan ke orang tua, bisa-bisa hak untuk kuliah dicabut mbak” kata adiknya beberapa waktu yang lalu. Pikiran saya langsung melayang, Astagfirulloh…lagi-lagi nikmat yang aku lalaikan….Aku punya keluarga yang sederhana, terbuka, komunikasi juga baik, jadi ketika ada masalah bukan hanya milik ku pribadi tetapi juga milik keluarga. Tetapi alhamdulillah jarang ada masalah jadi masih aman.
Entahlah…..aku tidak mampu membayangkan, Andai hal itu terjadi padaku???Mampukah aku menghadapi cobaan itu dengan penuh kesabaran dan keikhlasan…Ternyata prasangka dan firasat ini tidak bisa dipungkiri, kegelisahan adikku terhadap si korban benar-benar terjadi.” Mbak, si xxx kenapa ya mbak kok sekarang di polres laweyan?” dia menyodorkan smsnya ke saya yang baru bebrapa menit berbuah kesedihan. “Lho ngapain dek..mungkin ketilang”positif thinkingku saat itu, tetapi dalam hati memberontak. Pengalaman pribadi nabrak lampu merahpun dimalam hari nggak akan ditilang. Tetapi apa salahnya berkhusnudzon…”.iya nggak?.
Ilahi Rabbi…sungguh cinta-Mu tak terbalas. Ini bisa menjadi peringatan buat semuanya, Nggak mungkin kalau hal ini nggak terjadi, kita semua bisa terbangun dan lebih waspada. Ni peringatan buat semuanya : Buat si korban dia harus menjaga kepercayaan orang tuanya, bahwa tujuan dia ke solo luruskan niat untuk belajar karenaNya bukan untuk yang lain, apalag berfoya-foya. Dan lebih menjaga pergaulan, jangan mudah percaya seseorang itu hanya dari tampang luarnya saja, walau orang itu fisiknya oke mungkin, atau tumpangannya wuih, jangan terperdaya!. Buat mbak widy, lebih hati-hati untuk menjaga barangnya, dan lebih sabar ya mbak, walau usulan tesis hilang ita yakin! mbak adalah orang yang luar biasa, cerdas dan berkarakter, terlalu mudah saya pikir untuk menuangkan ide kedalam tesis, dan secepat kilat dapat mengusulkan judul yang wuih.Yakinlah… my english lecturer you are smart!!! Buat semuanya lebih hati-hati, amal yaumi ditambah lebih bertaqarrub kepadaNya. Ini hanya sebuah skenario kecil dari drama kehidupan ini…yang harus kita ambil hikmah dari setiap hal terkecilpun. Wallahu ‘alam bi showab



1 komentar:

1399-1405 mengatakan...

Semoga mbak Widy temannya ita selalu diberikan kesabaran, Moga ALLAH akan menggantikan semuanya yang lebih baik lagi.



"Jadilah yang Sabar dan Bijaksana"
http://agungrom.blogspot.com
email:agung1405@gmail.com

Poskan Komentar

 

Got My Cursor @ 123Cursors.com