; .: SePEnGgAL Kis4H :.: Akupun Bisa... ;
Ikuti Terus ya Jejak Petualangan KHEISYA!!!

Kamis, 16 Oktober 2008

Akupun Bisa...

Tanpa melalui Periode Yang sama
Kheisyapun bisa sama…..

Aula barat, 15 Oktober 2008
Jam 07.30- WIB
Persiapan syuro panitia Renovasi Masjid


Seberti biasanya, rabu, jum’at dan sabtu pagi jam 06.00 adalah hari-hari wajibku kuliah di eN-Ha masjid kampus UNS ( Universitas Negeri Syariah). Tepatnya kuliah agama untuk mencharger ruhiyah dan menimba ilmu sebanyak mungkin dari ustadz-ustadz yang berkompeten yang dihadirkan oleh takmir NH. Kalau tidak hadir alias bolos kuakui rasanya sangat kehilangan sekali. Tetapi karena sesuatu hal, ana sendiri pagi ini tidak bisa menghadiri majelis ta’lim ini. Padahal ustadznya ustadz favorit, bukan hanya favorit untuk ana pribadi tetapi semua orang mengatakan begitu. “ Subhanaalloh ustad fafa….GBnya kuat banget!” Pernah sesekali mendengar seorang akhwat mengatakan begitu sebagai bentuk apresiasinya. Favorit bukan karena fisiknya saja, tetapi tentunya karena ketinggian ilmu Fiqih dan akhlaknya.
Alhamdulillah punya kesempatan untuk hadir ke NH walau tidak jam 06.00, tetapi kehadiranku disana untuk mempersiapkan syuro panitia renovasi NH. Karena jam molor masih berlaku, akupun menunggu di Aula barat. Terlihat akhwat yang datang baru ukh Niswa, Ukh Dika, dan ana sendiri. Otak mulai loading untuk menyari kesibukan, sambil menunggu syuro dimulai. Ternyata masih kepikiran KRP ( Kajian Rabu Pagi) tadi pagi karena ana bolos. Walau tak hadir, yang namanya kheisya selalu punya inisiatif. Punya ilmu yang sama tanpa harus melalui periode yang sama ,Gimana caranya?? Aha…beberapa akhwat yang ada di Aula Barat NHpun tak tanyai satu per satu. Ada mbak anif teman seperguruan di JARMUSDA Puskomda solo menjadi target utama, “mbak ikutan KRP?”. E..malah dijawab dengan seulas senyum, tidak dek. seorang akhwat memotong pembicaraan kami “Dek kok nggak nanya mbak? Akupun menoleh ke asal sumber suara. “ Wah kebetulan mbak, mbak hadir? Tanyaku.” Tapi bayar lho ya! Ilmu kan mahal he..he “ Ilmu ternyata sekarang dijual belikan to? “Ok! mbak..mau dijual berapa ?” akupun ikut-ikutan basa-basi.
Sebuah buku agenda muslimah berwarna hijau diberikan kepadaku, di halaman paling depan tertulis nama “ Eva Nur Rochim”, ternyata aku baru tahu akhwat tadi namanya mbak eva. Walau beliau kenal ana, tetapi afwan ana belum kenal beliau. Tetapi ana pura-pura kenal gitu deh..hehe..pakai jurus SKSD. Lalu sebuah ringkasan yang tidak begitu panjang lebar disodorkan kepadaku ,ringkasannya benar-benar singkat! tidak seperti diri ini kalau mencatat..panjang….lebar…….luas….hehe hiperbolis banget..Karena bagiku semua yang disampaikan ustadz tidak ada yang tidak penting. Misal dikasih warna stabilo, semua tulisan pasti terwarnai stabilo. Dan kenapa harus ditulis? Karena saya yakin ilmu kalau tidak diikat akan hilang. Iya toh?He….
Akupun menulai menulis ringkasan tadi di agenda jihad kheisya illiyyana jadiid, buku agenda baru uey…Bismillahirrahmaanirrahiim:
HUKUM JUAL BELI

- Berarti transaksi yang dilakukan diatas dasar suka sama suka.
- Rukun jual beli :
a. Ada Aqad : sebaiknya diucapkan
b. Ada penjual dan pembeli (keduanya tidak gila )
c. Yang dijual belikan, bukan najis, bukan benda haram, bisa diketahui bentuknya ( kecuali ada kesepakatan )
- Hadist Rasululloh
“ Pekerjaan yang terbaik?Beliau menjawab “Pekerjaan orang yang mengandalkan tangannya dan jual beli yang bersih”
- Why by trading :
1. Karena manusia hidup sebagai tijaroh ( perniagaan )
2. Jadi lebih mandiri dan tidak bergantung pada orang lain
3. lebih cepat mendatangkan kekayaan” 9 dari pintu rezeki adalah berdagang”.



- Dari jabir saat penakhlukan makkah
- “Sesungghnya Allah SWT telah mengharamkan jual beli anak, babi, ptg?”bagaimana dengan minyak bangkai?digunakan untuk mengecat perahu-perahu. Dimanfaatkan boleh, dijual tidak boleh”.
- Bahan yang haram dan najis bisa dimanfaatkan selama sudah berubah bentuk.
- Ibnu mas’ud
“ Apabila berselisih 2 orang yang jual beli, keduanya tidak punya saksi, perkataan yang dibenarkan adalah perkataan penjual atau mereka berdua berdamai”

Itu tadi sebuah ringkasan yang ana copy paste dari agenda ta’lim seorang akhwat bernama “ Eva Nur Rochim”, semoga rekan-rekan yang membaca tulisan ini sama seperti diriku, “Tanpa harus melalui periode yang sama akupun bisa sama”. Buku saya kembalikan, dan syuropun segera dimulai… Wallahu ‘alam bi showab.
Selesai



0 komentar:

Poskan Komentar

 

Got My Cursor @ 123Cursors.com