; .: SePEnGgAL Kis4H :.: Akhwat Pembalap Vs Jack Mania ;
Ikuti Terus ya Jejak Petualangan KHEISYA!!!

Jumat, 30 April 2010

Akhwat Pembalap Vs Jack Mania



29 Desember 2010
Perjalanan Pulang Kantor bersama Heliku sayang

Muram…
Mendung….
Berkabut…..
Sunyi…..
Gerimis….


Begitulah pemandangan sore itu. Maklum, hujan baru saja mengguyur, dan petirpun tak mau kalah menyenandungkan lagu khasnya untuk penghuni bumi. Jam yang menempel didinding ruangan kerjaku sudah menunjukkan jam 17.00 WIB lebih 20 menit, seharusnya 20 menit yang tadi saya sudah pulang. Pasti tahu alasannya kan? Yah, karena hujan turun…saya harus mengurungkan niat untuk pulang on time. takut terlalu malam sampai di perumahan “mas”ku indah di daerah Cakung Jakarta Timur, akhirnya kusegerakan pulang. Bismillah.. kukeluarkan si Heli dari Garasi, kustarter dan kumulai perjalanan pulang…….

Akhwat pembalap dan Aku?

Mungkin beberapa teman sempat memberikan julukan itu kepadaku. Entahlah mungkin karena kebiasan mereka melihat kebiasaanku dulu waktu dikampus kali ya? Hihihi….sebenarnya bukan suka sih! Namun Hobi….(hayah). Dan keadaan yang mengharuskan begitu, Ngebut berangkat ngampus (hampir tiap hari nih) takut telat kuliah, takut pintu dikunci , ngebut ke masjid perjuangan takut telat ikut ta’lim KRP, KJP, KSP(sering juga). Dan ngebut ke perpus…takut telat kerja. Dan yang paling sering ngebut pulang ke rumah karena kantong sudah nipis dan Virus Rindu Ibu melanda….wajib pulang hukumnya!.hihihi…..ya mungkin dari keadaan tersebut menjadi kebiasaan yang melekat pada pribadiku. Pembalap! Kurang lebih begitu….Ngomong-ngomong balapan jadi teringat kisah beberapa tahun yang lalu (kisah memalukan) saat masih diamanahi di JRMN, saat perjalanan ke Semarang (UNNES) dengan segerombolan pejuang JRMN UNS waktu itu mau berjihad!!untuk menghadiri Temu JRMN Wilayah 4 (DIY dan JATENG) dan SEMNAS. Saya sempat malu, gara-gara ngebut beberapa ikhwan tertinggal jauh di belakang, sampai-sampai mereka tak kelihatan lagi batang hidungnya ups batang spionnya maksudnya…dan Segerombolan akhwatpun sudah jauh melalang buana di depan. Ternyata E ternyata, Ikhwan sudah belok duluan ke TKP, sedangkan akhwat kebablasan jauh beberapa Km. Hihi ….jadi malu saat kutrima sms dari al akh (rombongan ikhwan) “ Ukh kembali….anti kejauhan, balik ya!”. Gubraks!!! Cengar-cengir...dan akhirnya putar balik. Waktu itu saya sempat berhasil menjerumuskan beberapa akhwat (red adik-adik) yang mengekor jejak ngebutku. Hahaha..salah ikhwan juga si, ngapain juga akhwat disuruh di depan. Hahay…akhirnya kutinggal deh :-D. (diambil ibrohnya ya akh…ukh….)

Balik ke crita yuk….

Sore itu kulalui perjalanan pulang dengan kecepatan yang standart. Standartnya ita maksudnya. Hehehe…. paling kalau jalan agak lengang gas pool rem pool. Namun kalau lagi macet ya merayap kaya semut, saya sudah menguasai tips merayap. Saat kaki jadi tumpuan merayap, coba ambillah langkah agak jauh, dijamin kaki anda akan diinjak sepeda motor yang lain. Hehehe pengalaman pribadi. Kalau ditanya sakit nggak? Ya sakit. So, jangan lebar-lebar ya mbk mas kalau kaki jadi tumpuan, jalan Jakarta itu sempit Cuma setapak lho! Harus lihai berkelit gesit….wuz..wuz..wuz…..

Perjalanan pulang dari Pasar Minggu hingga masuk daerah Cawang Baru Alhamdulillah mulussss. Sesampainya di jalan menuju UKI masih di daerah cawang, macet lumayan agak fatal (tak seperti biasanya). Bus yang mengahadang didepanku tak melaju sesentimeterpun. Tengok belakang, tengok kanan, tengok kiri…set… set….. set….Kucoba mencari celah. Di kiri bus kebetulan ada sedikit celah, akupun mencoba menerobos kemacetan lewat celah itu. Astaga! Bug, Bug..Bug….didepanku ada Rombongan si Orange sedang mengamuk. Hahay….si Jackmania, lagi beraksi…..lagi baku hantam dengan Bus Mayasari yang tadi ada didepanku, perkiraannku si Mayasari tidak mau ditumpangi si Jack, Astagfirullah…Astaghfirullah….ucap bibir ini cemas! Saya sempat oleng, si Bus Mayasari mencoba melarikan diri dari amukan tanpa memperhatikan kanan kirinya. Yang jadi imbasnya salah satunya saya! Jantung hampir copot! Karena sedikit lagi si Mayasari menyenggolku. Alhamdulillah Allah masih menjagaku, aku dan si heli akhirnya selamat dari senggolan, dan akupun mencoba terus melaju dengan kecepatan yang kulebihkan….sambil siaga, menepis batu yang beterbangan agar tidak mengenai kepalaku dan heliku sayang.

Sepanjang perjalananku aku masih sedikit gemeteran, efek insident tadi. Dan pikiran ini masih melayang tertuju pada sosok si Orange!! Kenapa si si orange bikin onar terus? Hobi ya?! Hm….Tak henti-hentinya mereka selalu membuat keonaran. Teringat Ahad pekan yang lalu saat pulang Tabligh akbar dari senayan, kejadian yang serupa di halte busway Senayan penuh dengan seragam orange. Tak lain dan tak bukan mereka adalah Jackmania. “ Mbak haus mbak…. boleh minta airminumnya!” seorang anak yang saya prediksi usianya baru kisaran 9 tahunan, merengek minta minum pada akhwat yang bareng saya. Meminta tentu hal yang wajar! Namun kalau itu dilakukan dengan bahasa yang halus dan beretika tentu bukan menjadi persoalan. Sudah minta! Kasar! pakai maksa, haduh…..sampai-sampai akhwat yang sebelahku agak keras juga jawabnya “ ma’af de, mbak aja belum sempat minum, haus juga”! merekapun beralih ke sasaran yang lain. Belum juga keonaran-keonaran yang lainnya, keonaran yang mereka buat beberapa waktu yang lalu, persisnya di daerah pancoran. Tanggalnya saya lupa! Saat menunggu Mayasari 57 sewaktu pulang kerja ada Rombongan si orange dari barat yang datang tak diundang pulangpun tak diantar. Dengan menyuarakan yel-yel khasnya! Jelas sangat Keras! Yang jadi masalah bukan masalah yel-yelnya. Kalo yel-yelnya saya sendiri suka! Hihi…..Mereka ada yang turun ke jalanan memadati jalan dengan memukul alat musik seadanya yang mereka bawa!. Walhasil macet total! Huff….dimanapun dan kapanpun si Jackmania mesti bikin onar! Haduh..haduh….semoga tidak ketemu lagi dengan rombongan mereka. Kapok dah!!!!

Jackmania…
Lekaslah sadar!
Jadilah pendukung Bola yang cinta damai!!!
Jangan Arogan!!!
Aih…memalukan! Negeri ini beradab…seharusnya kau menjunjung tinggi nilai-nilai bangsamu ini.

Sporter Bola jangan Seperti Preman!!!!!! Mungkin itu pesan singkat dariku.

=Kheisya Iliiyyana Jadiid=

7 komentar:

Anonim mengatakan...

Splendidly done is well-advised b wealthier than extravagantly said.

Anonim mengatakan...

Artistically done is sick than extravagantly said.

Anonim mengatakan...

Splendidly done is sick than spectacularly said.

Anonim mengatakan...

Artistically done is better than spectacularly said.

Anonim mengatakan...

Well done is richer reconsider than spectacularly said.

Anonim mengatakan...

A man who dares to atrophy anyone hour of age has not discovered the value of life.

[url=http://www.holyfold.com/apps/profile/profilePage?id=54280822]Linda[/url]


Jane

Anonim mengatakan...

Exercise ferments the humors, casts them into their proper channels, throws substandard redundancies, and helps nature in those hush-hush distributions, without which the fuselage cannot subsist in its vigor, nor the incarnation act with cheerfulness.

Poskan Komentar

 

Got My Cursor @ 123Cursors.com