; .: SePEnGgAL Kis4H :.: Tak selangit Kriteriaku, cukup satu..... ;
Ikuti Terus ya Jejak Petualangan KHEISYA!!!

Kamis, 15 April 2010

Tak selangit Kriteriaku, cukup satu.....



Renungan Untuk Kita Semua…akhwat atau ikhwan yang punya parameter selangit dalam urusan mencari akhwat atau ikhwan ideal untuk dijadikan seorang pendamping, mungkin kalau akhwat dengan kriteria 3Tnya ( Taqwa, Tajir, Tampan) dan begitupun ikhwan yang begitu mendamba akhwat yang ABCD ( Akhwat, Baik, Cantik, Dokter)….hmmm…Coba direnungkan kembali niatnya dengan membaca tulisan ustadz anis matta di bawah ini :
===>
Apalagi yang tersisa dari ketampanan setelah ia dibagi habis oleh Nabi Yusuf dan Muhammad. Apalagi yang tersisa dari kecantikan setelah ia dibagi habis oleh Sarah, istri Nabi Ibrahim, dan Khadijah, istri Nabi Muhammad SAW?
Apalagi yang tersisa dari pesona kebajikan setelah ia direbut oleh Ustman bin Affan?
Apalagi yang tersisa dari kehalusan budi setelah ia direbut habis oleh Aisyah?

Kita hanya berbagi pada sedikit yang tersisa dari pesona jiwa raga yang telah direguk habis oleh para nabi dan orang shalih terdahulu. Karena itu persoalan cinta selalu permanen begitu: jarang sekali pesona jiwa raga menyatu secara utuh dan sempurna dalam diri kita. Pilihan-pilihan kita, dengan begitu, selalu sulit. Ada lelaki ganteng atau perempuan cantik yang kurang berbudi. Sebaliknya, ada lelaki shaleh yang tidak menawan atau perempuan shalehah yang tidak cantik. Pesona kita selalu tunggal. Padahal cinta membutuhkan dua kaki untuk bisa berdiri dan berjalan dalam waktu yang lama. Maka tentang pesona fisik itu Imam Ghazali mengatakan: “Pilihlah istri yang cantik agar kamu tidak bosan.” Tapi tentang pesona jiwa itu Rasulullah SAW bersabda: “Tapi pilihlah calon istri yang taat beragama niscaya kamu pasti beruntung.”
Persoalan kita adalah ketidaksempurnaan. Seperti ketika dunia menyaksikan tragedi cinta Puteri Diana dan Pangeran Charles. Dua setengah milyar manusia menyaksikan pemakamannya di televisi. Semua sedih. Semua menangis. Puteri yang pernah menjadi trendsetter kecantikan dunia dekade 80-an itu rasanya terlalu cantik untuk disia-siakan oleh sang pangeran. Apalagi Camila Parker yang menjadi kekasih gelap sang pangeran saat itu, secara fisik sangat tidak sebanding dengan Diana. Tapi tidak ada yang secara obyektif mau bertanya ketika itu. Kenapa akhirnya Charles lebih memilih Camila, perempuan sederhana, tidak bisa dibilang cantik, dan lebih tua ketimbang Diana, gadis cantik berwajah boneka itu? Jawaban Charles mungkin memang terlalu sederhana. Tapi itu fakta, “Karena saya lebih bisa bicara dengan Camila.”
Kekuatan budi memang bertahan lebih lama. Tapi pesona fisik justru terkembang di tahun-tahun awal pernikahan. Karena itu ia menentukan. Begitu masa uji cinta selesai, biasanya lima sampai sepuluh tahun, kekuatan budi akhirnya yang menentukan sukses tidaknya sebuah hubungan jangka panjang. Dampak gelombang magnetik fisik berkurang Bukan karena kecantikan atau ketampanan berkurang. atau hilang bersama waktu.
Yang berkurang adalah pengaruhnya. Itu akibat sentuhan terus menerus yang mengurangi kesadaran emosi tentang gelombang magnetik tersebut.
Apa yang harus kita lakukan adalah mengelola ketidaksempurnaan melalui proses pembelajaran. Belajar adalah proses berubah secara konstan untuk menjadi lebih baik dan sempurna dari waktu ke waktu. Fisik mungkin tidak bisa dirubah. Tapi pesona fisik bukan hanya tampang. Ia lebih ditentukan oleh aura yang dibentuk dari gabungan antara kepribadian bawaan, pengetahuan dan pengalaman hidup. Ketiga hal itu biasanya termanifestasi pada garis-garis wajah, senyuman dan tatapan mata serta gerakan refleks tubuh kita. Itu yang menjelaskan mengapa sering ada lelaki yang tidak terlalu tampan tapi mempesona banyak wanita. Begitu juga sebaliknya.
Itu jalan tengah yang bisa ditempuh semua orang sebagai pecinta pembelajar. Karena pengetahuan dan pengalaman adalah perolehan hidup yang membuat kita tampak matang. Dan kematangan itu pesonanya. Sebab, setiap kali pengetahuan kita bertambah, kata Malik bin Nabi, wajah kita akan tampak lebih baik dan bercahaya.
===================
Untuk ikhwan atau akhwat yang dikarunia-i isteri cantik atau suami tampan bersyukurlah. Semoga itu bisa menjadi pemicu tambahan untuk senantiasa melakuan amal sholeh dan dijauhkan dari kekufuran karena Anda punya isteri/suami dengan paras yang cantik/tampan. Bagi Anda Jomblowan Jomblowati…..Buka mata, buka hati…Akhlak yang berbudi lebih abadi daripada sekedar tampang yang rupawan…luruskan niat dalam ikhtiar menjemput (dijemput) jodoh!!! SeMOGA Mendapatkan Yang Terbaik…..Chayooo!!!!


1 komentar:

peCinta Damai mengatakan...

Afwan nitip coretan: Mungkin Itulah yang membuat kebanyakan generasi mudah islam menjadi tertunda dalam meraih rahmat-Nya yang sempurna dalam bingkai halanya pernikahan.

Poskan Komentar

 

Got My Cursor @ 123Cursors.com