; .: SePEnGgAL Kis4H :.: Kajian Rabu Pagi NH ;
Ikuti Terus ya Jejak Petualangan KHEISYA!!!

Kamis, 08 Januari 2009

Kajian Rabu Pagi NH


Kajian Rabu Pagi [ KaErPe]
Nurul Huda [ EnHa ], 07 Januari 2009
06.30- Selesai ( nelat..coz biasanya jam segini juga baru mulai)
Tema : Fiqh
Ustadz : Fahrudin ( Fafa)


Biar telat, asal nyatat :
• Kajian pada pagi hari ini membahas masalah puasa As syuro yang ada di bulan Muharram.
• Kita ketahui bersama dalam melakukan hal-hal prinsip Rasuslullah SAW tidak menyerupai puasa rang-orang yahudi, beliau Berpuasa pada tanggal 10 Muharram dan bertekad untuk berpuasa pada tanggal 09 Muharram.
• Bulan Muharram adalah bulan pertama pada tahun Hijriyah dimana bulan yang di awal tahun, seharusnya kita menata diri agar mendapatkan yang terbaik untuk bulan-bulan selanjutnya.
• Muharram adalah bulan yang sangat mulia, maka dari itru Rasulullah memperbanyak puasa pada bulan ini
• Salah satu manfa’at dari puasa as Syuro adalah menghapus dosa-dosa kecil setahun yang lalu.
• Inspirasi lain dari As Syuro
- Rasulullah SAW membuktikan bahwa dimanapun umat muslim lebih unggul Ini dibuktikan bahwa umat muslim dengan menambah puasa pada tanggal 09 Muharram yang berarti bahwa umat muslim lebih berhak bersyukur dari kaum yahudi
- Bulan Muharram sebagai bulan pertama. Umar ketika bermusyawarah untuk mengeluarkan penanggalan Hijriyah, sebelumnya dengan menggunakan 2 pertimbangan :
1. Menggunakan tanggal kelahiran Nabi
2. Peristiwa Isro’ Miroj Nabi
Dalam hal ini point yang ke-2 yang dipilih untuk menentukan penanggalan hijriyah pada awalnya. Hal ini dipilih agar kita sadar akan arti “ Hijrah”.
Hijrah disini mempunyai artian tidak stagnan dan selalu bergerak, dan jiwa manusia kalau tidak bergerak maka akan mengalami pembusukan. Hijrah juga merupakan momentum untuk mencari tempat yang lebih baik.
- Imam Syafi’I pernah berkata “ Seorang yang cerdas tidak mengenal arti istirahat “
• Sesi Tanya Jawab :
1. Pada saat mabit sering sholat malam dilakukan secara berjama’ah? Padahal sunahnya dilakukan sendiri. Menurut Ustadz lebih baik sholat sendiri atau ikut berjama’ah ?
Jawaban ustadz :
- Pendapat pertama : Didasarkan pada Ibnu Abbas pernah suatu ketika melihat Rasulullah Shalat malam dan Ibnu Abbas mengikuti beliau kemudian Rasulullah memposisikan Ibbnu Abbas di sebelah kanannya dan berjama’ah. Kemudian ada 1 orang temannya lagi datang di sebelah kiri Rosul kemudian orang tersebut diposisikan sebagai makmum dengan mendorongnya kebelakang Rasulullah pernah melakukan shalat malam secara berjama’ah
- Pendapat kedua : Ada yang membid’ahkan bahwa dalil diatas shalat yang dimaksud bisa jadi shalat isya’. Pendapat yang kedua ini justru menjelekkan rasulullah, Rasulullah tidak sholat berjama’ah pada shalat isya’nya.
2. Beda Alqur’an Indo dan Arab ? ( afwan pertanyaannya agak lupa )
Jawaban :
- Alqur’an itu bukan mushaf. Alqur’an dan Mushaf itu berbeda. Alqur’an bukan makhluk Allah melainkan kalam Allah SWT, sedangkan Mushaf adalah Makhluk Allah SWT, mushaf juga berisi lembaran-lembaran dari Alqur’an itu sendiri.
- Alqur’an dijaga dengan :
1. Tulisan
2. Hafalan
- Memang ada perbedaan penulisan antara orang indonesia dan Arab, tetapi kuncinya sama, yang membedakan adalah tanda bacanya, tetapi membacanya juga sama. Orang arab mengacu pada qad Ustmani yang belum menggunakan harakat.
- Untuk membedakan 1 kata dengan kata yang lain menambahkan 1 menggunakan 1 huruf

3. Bagaiman dengan hukum wanita haid masuk masjid ?
Jawaban :
- Ulama salafy mempunyai pendapat tidak apa-apa, alasan yang digunakan adalah :
1. Rasulullah membolehkan wanita yang tidak punya rumah tinggal di masjid, tanpa membatasi dia sedang haid atau tidak.
2. Berdasarkan pada kisah ‘Aisyah yang waktu itu sedang ikut Rasulullah SAW haji.

4. Apakah ketika melakukan shalat sunnah diharuskan pindah tempat terlebih dahulu?
Jawaban :
- Untuk shalat sunnah khususnya shalat Rawatib memang disunnahkan untuk pindah tempat atau ada jeda waktu.
- Suatu saat umar pernah menegur sesorang ketika melihat seseoranmg shalat wajib dan langsung meneruskan shalat sunnah, dan umar menyuruhnya untuk istirahat. Melihat hal itu Rasulullah menyetujui
- Atau bisa diselingi dengan berbicara ada dalilnya Insyaalloh shohih

Syukron Jazakumullah khoiron katsir
Afwan jiddan jika catetannya kurang lengkap, bagi teman-teman yang berkenan membaca semoga ada manfa’at yang bisa diambil

Wassalamu’alaykum Warohmatullohi Wabarakatuuhu







2 komentar:

kautahusiapa mengatakan...

lo kok malah diposting di sini? mestinya kan di nurulhuda.uns.ac.id?
jangan lupa lo ya...

Caramel mengatakan...

1. Yg "Atau bisa diselingi dengan berbicara ada dalilnya Insyaalloh shohih" ttg solat sunnah rawatib?, menurut ingatanku dari suatu buku[di kasih pinjem takmir mesjid waktu di Malang dulu..], kok malah di sunnahkan dilakukan setelah solat wajib, sebelum berbicara apa2.. Bacana udah dari 4 tahun silam, takutnya aku yg salah ingat ato gimana. Gimana?

Poskan Komentar

 

Got My Cursor @ 123Cursors.com