; .: SePEnGgAL Kis4H :.: Lanjutan "Ramdhan di Kampus" ;
Ikuti Terus ya Jejak Petualangan KHEISYA!!!

Rabu, 10 September 2008

Lanjutan "Ramdhan di Kampus"

[ EnHa, Ramadhan 9 by Imam Mas Arum ]

Diawal kultumnya beliau menyampaian sebuah do’a semoga kita diakui sebagai umatnya dan diijinkan masuk syurga bersama rosulullah SAW, Amiin…(semoga kheisya ikut)
Beliau juga tak bosan mewanti-wanti kepada jama’ah En-Ha untuk memanfaatkan moment ramadahan untuk ber-fastabikhul Khoir agar ending-nya mampu memperoleh gelar “taqwa”.
Beliau juga menyampaikan, bahwa ada model umat yang dia mencintai Allah SWT dan Allah SWT-pun mencintainya , siapakah dia??
1. Berjalan dimuka bumi penuh dengan ketawadhu’an (rendah hati)
Mari mengaca kepada diri kita, kelebihan yang kita miliki bukan untuk dipamerkan tetapi untuk sarana kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT
Belajar dari ilmu padi yuk, semakin berisi semakin menunduk.
2. Orang-orang yang cuek dengan cibiran orang lain yang dikenakan kepadanya
Beliau memberikan contoh :
Ramdhan karena dengan giatnya ibadah, dikatakan sok alim-lah, sok solehah-lah….
Justru Kita juga disuruh untuk mendo’akan orang-orang yang memusuhi kita
Jangan egois, meraih syurga hanya untuk pribadi kita, tetapi ajak yang lainnya juga.
Pesan terakhir beliau yang sempat ana rangkum :

“ carilah ilmu, bersemangatlah untuk mencari ilmu untuk akheratmu dan jangan lupa juga kewajibanmu di dunia salah satunya untuk menjaga orang tua juga. Pentingnya untuk menjadi orang yang tawadhu’ karena tidak ada yang perlu kita sombongkan”

[ EnHa, Ramadhan 10 by ustadz wahid’ ]

Ramadhan malam ini memang beda, sholat tarawih di gelapnya malam hanya berpijarkan lilin dan lampu petromak punya takmir. Suara lantunan ayat sang imampun juga samar-samar kudengar. Memang Allah sedang menguji kami semua dengan mati lampu….siapakah yang gugur dan meninggalkan sholat tarawih karena alasan itu? Kheisya juga kurang tahu…he..he…
Alhamdulillah, ternyata mati lampu-pun tak menghalangi niatan kita untuk tetap menjalankan ibadah sunah ini. Tetap melaju layaknya kereta yang berjalan, terus melaju dan melaju….Di reka’at ke dua dalam sujudku, alhamdulillah dibangunkan dengan terangnya kerlap-kerlip lampu NH.
“Hmm..malam ini aku g dapat taujih dari kultum shalat tarawih” pikirku waktu itu. Ternyata Allah punya jawaban yang tak kuduga sebelumnya. Ada sedikit hal yang dapat saya rangkum dari apa yang disampaikan ustadz wahid :
Ustadz menganjurkan kepada jama’ah agar kita senntiasa menjadi ahli syukur dengan dipertemukan bulan ramdhan ini, berarti kita diberi kesempatan untuk melaksanakan apa yang diridhoi Allah SWT. Beliau juga menghimbau agar memanfaatkanmoment ramadhan untuk mempertebal keimanan agar dapat dicap sebagai hambaNya yang muttaqin. Beliau juga menyampaikan jangan menjadi orang fasik, yang menurut kebanyakan ulama mengartikan bahwa orang fasik bukan hanya orang yang melakukan dosa besar tetapi juga melakukan pelanggaran-pelanggaran hokum. Di dalam Alqur’an ada sebanyak 54 ayat yang menyebut kata “ Fasik”.
Selebihnya….ana pindah shaff n ngobrol ma teman Tanya tentang magang jadi disconnect dah….afwan.




0 komentar:

Poskan Komentar

 

Got My Cursor @ 123Cursors.com