; .: SePEnGgAL Kis4H :.: NIKAH, Tak sekedar mencari INDUK MARMUT!!!! ;
Ikuti Terus ya Jejak Petualangan KHEISYA!!!

Rabu, 19 Mei 2010

NIKAH, Tak sekedar mencari INDUK MARMUT!!!!

NIKAH, Tak sekedar mencari INDUK MARMUT!!!!
( carilah orang yang siap menjadi Ayah atau Ibu)

“ Ukh, kenapa ya Peserta ikhwannya sedikit” Tanya al ukh penasaran.
“ Hm, mungkin ini realitasnya” jawabku sekenanya
“ Realitas apa?” sambungnya,
“ Ya Realitas, bahwa Ikhwan yang siap Nikah proporsinya lebih kecil dibandingkan akhwat!”
“Udah gak usah cemberut gitu ukhti…”sambungku lagi, sengaja meledek.
“lah kok?...”tanya al ukh sedikit nggak nyambung.
“ Bukannya Anti salah satu akhwat yang siap dipoligami?So Don’t worry Ukh!! Pasti dapat!!”sayapun ngacir sebelum ketimpuk map seminar yang ditangannya.
“ DASARRRRR ANTIIII…………!!!!!”




Aha…Nikah..Nikah..dan Nikah! Apapun acaranya kalau temanya mengangkat masalah sensitif yang satu ini, all about “ PERNIKAHAN” pasti pesertanya membanjir! Tak kira fenomena itu hanya saya jumpai di kota Solo, waktu saya kuliah! ternyata di kota Metropolitan ini sama saja. Apalagi akhwatnya SubhanAllah benar-benar antusias! Termasuk yang nulis, hehehe……Coba bayangkan dari 300 Kursi yang tersedia oleh panitia, 2/3 diisi oleh akhwat dan sisanya ikhwan, OMG….. Kemana para ikhwan? Apa mereka belum butuh perbekalan yah, kok pada ngumpet? Wallahu’alam bi showab…..yang jelas! Inilah realitas dilapangan. Kondisi ini mengingatkan pada buku yang pernah saya baca beberapa waktu yang lalu, judulnya “ Barakallah…Bahagianya merayakan Cinta”, buah karya Kang Salim A. Fillah……Buku yang sangat kritis saya menilainya. “ Ikhwan!!!! (baca dengan suara lantang!) Jangan salahkan siapa-siapa kalau banyak akhwat dengan usia yang sudah lanjut, belum juga mendapatkan pendamping! Ini tak lain dan tak bukan karena Antum!”. Kurang lebih isinya seperti itu, mohon ma’af redaksional persisnya lupa! Di dunia nyata, memang banyak sekali akhwat yang sudah siap nikah yang menanti pinangan sang ikhwan! Tetapi tidak sedikit ikhwan yang tak punya nyali untuk menyambut hal itu, dan walhasil Niat bertepuk sebelah tangan!... Nahlo, Ikhwan! Hayo ajukan proposal….!!! Hehe sesekali memprovokasi orang lain….

Saya sangat mengharapkan setelah membaca tulisan ini, kalian semua yang terancam nikah, semoga semakin GEREGETAN! Untuk melaksanakan amal sunah yang satu ini. AMIIInnnn ( Yuk bareng-bareng diamini :-D)..terutama untuk para Ikhwan! Menikahlah akhi….banyak akhwat yang siap nikah diluar sana, InsyaAllah (Pesan penulis). KAlau belum siap? Semoga lekas siap dengan sedikit ilmu yang saya sharingkan di catatan ini.




“HALF A DEEN, MAKES YOU READY!” Lumayan apik Judul yang diambil panitia untuk menyedot peserta siang itu. Acara yang cukup menarik, didukung dengan pembicara yang TOP Markotop!!! Kolaborasi yang Mantaph deh pokoknya. ”Ukh, nggak rugi ya bayar mahal?” komentar akhwat, yang pulang bersamaku waktu itu. Acaranya emang sangat menarik, pembicaranya yang pandai mengocok perut, membuat peserta semakin haus dengan materi yang disampaikan. Acara tersebut dibagi menjadi 4 sesi (1. Ketika dua insan bertemu, 2. Membangun Pilar Keluarga,3. Menanti sang buah hati, dan terakhir 4. Menggapai keluarga Madani). Wow….Mantabh bukan???…..Daripada pada penasaran, yuk mari kita lihat rangkuman per-sesinya.

SESI I
KETIKA DUA INSAN BERTEMU
=============================================================

PENGANTAR KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSPEKTIF KEDOKTERAN DAN ISLAM
Oleh Prof.dr.Dadang Hawari,Sp.KJ.(K)


“ Dan Janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu sangat keji dan sejahat-jahat perjalanan (terkutuk)”(Q.S Al-Isra’ [17]:32)

Nabi Muhammad SAW, bersabda, yang artinya :
“Barang siapa beristeri maka dia telah melindungi (menguasai) separuh agamanya, karena itu hendaklah dia bertakwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi”
(HR. Al Hakim dan Aththahawi)

Tujuan perkawinan adalah :
1. Mengikuti jejak Rasul
2. Untuk memenuhi kebutuhan kasih saying mencintai dan dicintai, rasa aman, tenang, nyaman dan terlindung.
3. Untuk menghindari perzinaan.
4. Untuk memperoleh keturunan

Pendidikan seks sekuler, antara lain :
1. Anatomi dan fisiologi organ seksual primer maupun sekunder remaja laki-laki dan remaja perempuan.
2. Tidak mengandung moral, etika dan agama
3. Tidak mencegah timbulnya rasa ingin tahu (curiosity feeling)
4. Memperkenalkan alat-alat kontrasepsi
5. Tidak mencegah hubungan seksual di luar nikah (dianggap HAM)
6. Pencegahan kehamilan dan penyakit kelamin
7. Tidak dipisah remaja laki-laki dan remaja perempuan.

Kondisi yang cukup mengenaskan terjadi di SWISS. Beliau memaparkan, bahwa kondom di swiss diproduksi dalam jumlah besar dan bentuknya kecil-kecil? Karena yang melakukan seks di Negara sana, tak hanya orang dewasa tetapi juga anak kecil. Dan Hukum Allah disini sudah diabaikan….

Bandingkan, dengan pendidikan SEKS ISLAMI :
1. Pendidikan seks islami mengandung arti pendidikan gender.
2. Remaja laki-laki dipisah dari remaja perempuan ( dalam sholatpun islam mengajarkan untuk memisah antara jama’ah ikhwan dengan jama’ah akhwat, agar tidak terjadi ikhtilat disana).
3. Diuraikan anatomi dan fisiologi remaja sesuai dengan jenis kelamin.
4. Mengandung aspek-aspek moral, etika, agama.
5. Tidak menimbulkan rasa ingin tahu (curiosity feeling)
6. Alat-alat kontrasepsi hanya diberikan kepada pasangan suami isteri.
7. Hubungan seks diluar nikah dan penggunaan NAZA dilarang.
8. Diuraikan akibat-akibat hubungan seks di luar nikah seperti :
8.1 Kehamilan (Unwanted Pregnancy)
8.2 Aborsi
8.3 Kelahiran anak yang tidak diinginkan
8.4 Penyakit kelamin
8.5 Dan dampak psikososial lainnya

Penelitian yang dilakukan oleh National Center for Health Statistic (1989) menemukan data-data akibat pendidikan seks sekuler sebagai berikut :
1. Tujuh dari 10 perempuan dan 8 dari 10 laki-laki telah melakukan hubungan seksual sebelum berumur 20 tahun.
2. Satu dari 6 pelajar perempuan yang aktif bergaul seks bebas paling sedikit telah berganti-ganti pasangan dengan 4 laki-laki berbeda.
3. Satu dari 5 puterii yang berhubungan seksual aktif berumur 15-19 tahun menjadi hamil.
4. Selama masa remaja rasio laki-laki dan perempuan yang menderita HIV/AIDS adalah 7:1, sedangkan pada orang dewasa 12:1
5. Remaja yang terkena penyakit kelamin mencapai 25%
6. Remaja yang terlibat anal sex mencapai 65% dalam 3 bulan terakhir, dan 74% daripadanya tidak memakai kondom.
7. Remaja yang berhubungan seksual aktif 30% tidak memakai kontrasepsi termasuk kondom
8. Remaja yang mendapat penyuluhan HIV AIDS 89%-96%. Mereka tahu penularan melalui jarum suntikan yang dipakai bergantian dan hubungan seksual.
9. Hasilnya meskipun mereka tahu cara penularan HIV/AIDS dan akibatnya, namun kasus-kasus HIV/AIDS dilingkungan remaja terus bertambah.
10. Populasi remaja merupakan populasi dengan resiko tinggi bagi penularan HIV/AIDS.
11. Setiap tahunnya 1 dari 7 remaja terkena penyakit kelamin
12. Sebanyak 2,5 hingga 5 juta orang Amerika di bawah umur 25 tahun telah memperoleh pengobatan untuk penyakit kelamin setiap tahunnya.
13. Data pada tahun 1985 menyebutkan bahwa 62% dari penyakit kencing nanah (gonorrhoe), 40% dari penyakit syphilis, penderitanya adalah mereka yang berusia antara 10-24 tahun.
14. Peringkat tertinggi untuk penyakit gonorrhoe. Syphilis, dan Chlamydia adalah remaja perempuan usia antara 10-14 th dan 15-19 th.
15. Setiap tahunnya 1 dari 10 remaja perempuan menjadi hamil dengan resiko kehamilan yang secara kumulatif hingga usia 20 tahun mencapai 40% (setiap 1 menit 2 remaja hamil) yang diikuti aborsi.
16. Setiap tahunnya antara 125.000 hingga 200.000 remaja terlibat prostitusi (pelacuran)
17. Diperkirakan setiap tahunnya tidak kurang dari 1 juta remaja yang minggat (runaways) meninggalkan rumah dan keluarganya. 25% daripadanya tidak mempunyai tempat tinggal (horneless) dan menjadi anak jalanan (street children).
18. Remaja yang minggat ini berumur antara 12-17 tahun (umur rata-rata 15,3 tahun), 85% daripadanya secara seksual aktif dan hampir sama persentasinya mereka jadi pecandu narkotika.
19. Mereka ini (street children) seringkali terlinat pelanggaran hokum yaitu 78% remaja laki-laki dan 47% remaja perempuan.
20. Remaja perempuan yang minggat ini 34% diantaranya menjadi hamil dan melakukan aborsi.
21. Remaja yang minggat ini pada umumnya berasal dari putus sekolah atau yang dikeluarkan dari sekolah, yaitu meliputi 71% remaja laki-laki, dan 44% remaja perempuan.

Dampak seks bebas organ reproduksi rusak
Banyak pasangan yang mandul karena :
1. Mereka kawin umur 40 tahun keatas, tingkat kesuburan yang menurun.
2. Sejak remaja mereka bergaul bebas, banyak terkena penyakit kelamin, mengurangi kesuburan.
3. Mereka terlalu banyak memakai obat anti biotika untuk penyakit kelamin, mengurangi kesuburan.
4. Mereka banyak melakukan aborsi, mengurangi kesuburan.
5. Mereka banyak menggunakan NAZA (narkotika, ALkohol dan Zat Adiktif) mengurangi kesuburan.

KESIMPULAN :
Para orang tua (ayah, ibu, guru, pemuka masyarakat, pengusaha, aparat) hendaknya mengawasi pergaulan anak remaja agar tidak melakukan pergaulan bebas dan NAZA.

Nilai-nilai moral, etika dan agama sejak dini hendaknya sudah ditanamkan, sehingga anak remaja tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah dan NAZA



KESIAPAN REPRODUKSI PEREMPUAN DITINJAU DARI SEGI ANATOMI DAN FISIOLOGI
Oleh
Andon Hestiantoro
(Divisi Imunoendokrinologi Reproduksi Departemen Obstetri dan Ginekologi FK UI, RSCM JAKARTA).

Definisi kesiapan Reproduksi perempuan adalah : Jika proses reproduksi telah siap untuk berlangsung dengan baik dengan hasil luaran berupa proses kehamilan dan proses persalinan yang berlangsung baik (SIAP HAMIL & MELAHIRKAN)

Kesiapan perempuan untuk memulai proses reproduksi tak hanya berarti bahwa wanita itu bisa hamil, tetapi ada faktor lain yang turut menentukan kehamilan yang terjadi adalah kehamilan yang sempurna, sehat, dengan angka kecacatan janin yang rendah, angka abortus yang rendah, dan angka kesakitan serta angka kematian pada ibu hamil yang rendah pula.

Proses tumbuh kembang kemampuan reproduksi perempuan terjadi sejak dini sekali yaitu sejak proses pertemuan antara sperma dan oosit atau yang biasa dikenal dengan istilah “FERTILISASI”, dilanjutkan dengan proses “IMPLANTASI EMBRIO di ENDOMETRIUM”, kemudian pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam “ UTERUS”, dilanjutkan kembali pada masa bayi, anak-anak, remaja, masa reproduksi dan masa menopause.

Dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anatomi serta fisiologi organ reproduksi perempuan yang kemudian akan menentukan kesiapan untuk melakukan proses reproduksinya :
A. Perkembangan Organ Ginekologi.
Perkembangan organ seks janin perempuan dimulai sejak intrauterine. Pada dasarnya senua janin manusia cenderung akan berkembang kea rah pertumbuhan organ seks perempuan. Namun karena terdapat paparan androgen (testosterone) yang dihasilkan oleh testis, maka akan terjadi pertumbuhan organ genitalia yang semula belum berdeferensiasi kearah pembentukan organ seks pria. Paparan androgen intrauterine tidak saja mempengaruhi diferensiasi organ seks tetapi juga berpengaruh terhadap proses diferensiasi seks dari otak yang merupakan pusat kognitif, perilaku dan pusat pengaturan system endokrin.
B. Masa Pubertas.
Tanda pubertas pada perempuan : Percepatan pertumbuhan tinggi badan, pertumbuhan payudara, rambut ketiak dan rambut pubis, disusul dengan datangnya haid.

Proses Pubertas :
Diawali dengan peningkatan produksi GnRH di hipotalamus yang akan meningkatkan produksi FSH dan LH di hipofisis dengan tujuan memulai aktifitas ovarium sebagai penghasil hormone reproduksi dan sekaligus sebagai tempat dihasilnya oosit.

C. Beberapa masalah yang menghambat kesiapan reproduksi perempuan:
1. Masa Konsepsi
Hasil konsepsi yang baik, merupakan hasil konsepsi yang berasal dari oosit dan sperma dengan kualitas baik. Faktor usia juga berpengaruh,

2. Masa Intrauterin
Masa ini ditandai dengan proses implantasi embrio pada lapisan endometrium.
Jika terjadi gangguan proses Implantasi yang dipengaruhi oleh system imun, system vaskularisasi memungkinkan terjadi :
a. Gagal tumbuh
b. Kematian janin intrauterine
c. Abortus berulang
d. Preeklamsia atau eklamsia

3. Masa bayi dan anak-anak
Jika terjadi kekurangan gizi pada bayi atau masa anak-anak, kemungkinan yang terjadi adalah Pubertas yang terlambat yang tentunya akan mengganggu kesiapan sebuah reproduksi.

4. Masa Remaja
Kehamilan pada usia dibawah 19 tahun memliki resiko amat tinggi seperti, :
a. Peningkatan kejadian persalinan prematur.
b. Preeklamsia atau eklamsia
c. Disproporsi sefalo-pelvik
d. Ketuban pecah dini
e. Diabetes mellitus
f. Anemia dalam kehamilan.
g. Trombpembolism
h. Dsb

5. Masa Reproduksi
Fungsi reproduksi perempuan paling siap ketika mereka berusia antara 20-35 tahun.
Beberapa masalah yang akan dijumpai pada kurun usia ini dan menghambat kesiapan reproduksi perempuan, antara lain :
1. Sindrom ovarium polikistik
2. Hiperprolaktinemia
3. Gangguan fungsi kelenjar tiroid


6. Masa Menopause
Rata-rata usia menopause di Indonesia adalah 48 tahun. Hal ini terjadi akibat hilangnya kemampuan ovarium untuk menghasilkan hormone reproduksi dan berovulasi.


SESI II
SCREENING PRANIKAH DAN PERENCANAAN KEHAMILAN
MERENCANAKAN DAN MEMPERSIAPKAN PERNIKAHAN
Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, SpOG (K)
PERNIKAHAN
Pada dasarnya sebuah pernikah memerlukan sebuah perencanaan!! Yang tentunya akan berlanjut pada proses kehamilan dan persalinan dengan segala risikonya serta proses pengaushan anak dengan segala permasalahannya

PERSIAPAN PRA-NIKAH
• Terutana untuk mengetahui kondisi kesehatan pasangan
• Bila didapatkan penyakit yang dapat saling ditularkan karena kedekatan hubungan setelah menikah, bila memungkinkan diupayakan untuk ditatalaksanakan sebelumnya karena umumnya akan berdampak juga pada kehamilan dan bayi yang akan dilahirkan.

KESIAPAN PASANGAN
Fisik : pemeriksaan pranikah
Mental : Pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi, perawatan kehamilan, perawatan bayi/anak
Ekonomi : pengetahuan dan persiapan untuk masa kehamilan dan kelahiran

MENGAPA PERLU PEMERIKSAAN MEDIS PRA NIKAH?
• Deteksi penyakit-penyakit yang dapat menularkan pasangan
• Deteksi penyakit/kelainan yang dapat mempengaruhi hubungan suami isteri
• Deteksi penyakit/kelainan yang dapat mempengaruhi calon janin.
• Deteksi penyakit/kelainan yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu bila terjadi kehamilan/persalinan
• Deteksi penyakit/kelainan yang mungkin dapat mempengaruhi kemampuan pasangan untuk mempunyai anak.
PENYAKIT YANG MUNGKIN MENULAR PADA pasangan
• Penyakit yang menular karena hubungan yang erat : infeksi paru (tuberculosis), infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur.
• Penyakit yang menular karena hubungan seksual : penyakit kelamin, hepatitis B, HIV/AIDS

PENYAKIT/KELAINAN YANG DAPAT MEMPENGARUHI HUBUNGAN SUTRI
• Kelainan anatomi alat genitalia laki-laki dan perempuan
• Penyakit-penyakit yang dapat mempengaruhi fungsi alat genitalia laki-laki : diabetes mellitus

PENYAKIT/KELAINAN YANG DAPAT MEMPENGARUHI JANIN
• Kelainan darah : Thalasemia, Inkompatibilitas Rhesus
• Infeksi Virus : Rubella, Toksoplasma, Herpes, Cytomegalovirus, Hepatitis B.
• Diabetes Melitus atau hipertensi pada Ibu
• Penyakit Kelamin : Gonorrhea.

PENYAKIT/KELAINAN YANG DAPAT MEMPENGARUHI KESEHATAN IBU HAMIL
• Anemia dan kelainan pembekuan darah
• Kelainan jantung
• Hipertensi dan kelainan ginjal
• Diabetes mellitus

PENYAKIT/KELAINAN YANG DAPAT MEMPENGARUHI KEMAMPUAN MEMPUNYAI ANAK
• Pemeriksaan terbatas pada deteksi kelainan anatomi yang mungkin mempengaruhi fungsi reproduksi saja seperti gangguan perkembangan organ reproduksi

Bab perencanaan kehamilan saya akan sambung untuk kesempatan yang lain ya! Mohon bersabar…..


SESI III
MENANTI SANG BUAH HATI
================================================================================


SELUK-BELUK SEPUTAR KEHAMILAN YANG NORMAL
Oleh
dr. Yuyun Lisnawati, Sp.OG. (K)
Anda siap hamil?

InsyAllah tidak ya! Kehamilan bukan sebuah Momok, tetapi sebuah Anugrah yang terindah yang hanya diwariskan pada seseorang yang bernama Ibu. So Hawa!! BerBAHAGIALAH anti….dan hadapi kehamilan yang akan terjadi dengan cukup Ilmu!!!Dan rencanakan kehamilan Anti kelak…..Agar tumbuh janin yang sehat, sesuai dengan harapan ayah ibu….

Dibawah ini ringkasan dari apa yang disampaikan oleh dr. Yuyun, dr.yang lemah lembut tetapi full inspirasi. Selamat menikmati!!!!


KEHAMILAN : Menyiapkan Generasi yang berkualitas

Manusia adalah makhuk paling mulia yang disiapkan untuk menjadi KHALIFAH fiil Ardhi’!

Siapkah Anda, untuk mencetak GENERASI berikutnya? (hahaha pertanyaannya mudah tetapi jawabannya sulit yah!...)

Beliau menyampaikan, mempersiapkan generasi Ibarat tanam padi, untuk memanen padi dengan kualitas yang super! yang maksimal dan jumlahnya banyak, hal yang kita lakukan diawal adalah menyiapkan bibit yang terbaik, membajak supaya gembur, perairannya juga dijaga…

BAGAIMANA KEHAMILAN BERLANGSUNG.

HAMIL= Membangun janin-manusia dan merupakan risiko pada ibu.

PERUBAHAN YANG TERJADI PADA IBU HAMIL
Berbagai perubahan yang terjadi pada Ibu Hamil:
1. Perubahan Hormonal.
2. Perubahan Volume darah
3. Perubahan berat badan, rata-rata wanita hamil akan bertambah BB sebesar 12, 5 Kg
4. Perubahan lainnya
a. Akibat perubahan hormone mengakibatkan mual-muntah, hiperpigmentasi, vaginal discharge (keputihan), konstipasi (susah buang air besar).
b. Akibat regangan kulit perut : striae gravidarum
c. Akibat rahim yang membesar: nyeri punggung, lordosis,kaki bengkak
d. Payudara membesar : persiapan menyusui

MENJAGA KEHAMILAN
KONTROL KEHAMILAN (ANTENATAL CARE/ANC)
• Suatu program berupa observasi, edukasi, dan penanganan medik pada ibu hamil.
• Tujuan : Menjadikan kehamilan dan persalinan sebagai suatu pengalaman yang aman dan memuaskan

TUJUAN KUNJUNGAN PERTAMA ANC
1. Menentukan adanya kehamilan ( 2 minggu setelah terlambat haidh sudah bisa diperiksa)
2. Menentukan usia kehamilan
3. Menentukan status kesehatan ibu dan janin
4. Menentukan rencana pemeriksaan selanjutnya

TRIMESTER I
Akhwat dicatat ya! Kasih stabilo, dicetak tebal! Ini sangat PENTING!Apa yang harus anti lakukan pada Trimester awal ini , ada beberapa tahapan yang anti harus kerjakan, antara lain adalah sebagai berikut:
1. BASIC
• Anamnesisi : Identitas, riwayat haid, perkawinan,riwayat kehamilan-persalinan sebelumnya, riwayat penyakit, keluhan ibu hamil,
• Pemeriksaaan Fisik: TB, TD, BB, pemeriksaan fisik umum dan pemeriksaan khusus (vagina,serviks).
• USG :
Tujuan :
1. Menentukan Lokasi dan usia kehamilan.
2. Deteksi kehamilan multiple.
3. Menentukan kehidupan Janin
4. Deteksi kelainann janin
5. Membantu tindakan intrevensi.
2. MEDIUM
• Laboratorium : DPL (Hb, Ht, I, Tr, E, MCV. MCH, dll) ABO+Rh, Ferrittin, Progesteron (<10 minggu bila ada risiko)



TRIMESTER II


1. BASIC
• Anamnesisi : keluhan ibu hamil,
• Pemeriksaaan Fisik: TD, BB
• USG :
Tujuan :
1. Mengetahui Pertumbuhan dan perkembangan janin
2. Kelainan strukturm
3. Mengetahui kelamin janin
4. Volume cairan ketuban
5. Panjang serviks
6. Lokasi plasenta
2. MEDIUM
• Laboratorium : DPL , Feritin, TIGO, HBsAg, HIV
• Laboratorium : Insulin

TRIMESTER III
1. BASIC
a. Anamnesis
- Keluhan ibu hamil
- TD, BB dan pemeriksaan Obstetri
b. USG
- Pertumbuhan dan perkembangan janin
- Volume cairan ketuban
- Lokasi plasenta
- Pengukuran arus darah janin
- Tebal segmen bawah rahim pada bekas SC
c. Laboratorium : cek ulang DPl, Feritin, Kultul urin bila terdapat nitrit dan bakteri pada UL

ANTENATAL CARE

Jadwal kunjungan lanjutan : (hmm, untuk Calon Bapak Ibu, dicatat yah!!)
• <28 minggu : setiap 4 minggu
• 28-36 minggu : setiap 2 minggu
• >36 minggu : setiap minggu

MENJAGA ASUPAN NUTRISI :
Kebutuhan Energi :
- Mempertahankan aktivitas metabolik
- Membantu sintesa protein
Kebutuhan protein :
- Peningkatan volume darah
- Pertumbuhan rahim dan payudara
- Pertumbuhan janin

KADAR YANG DIBUTUHKAN :
• Kalori : 2000 +300 kalori
• Protein : 0.9 g/kg BB/hari + 30 g
• Mineral :
Fe 30 mg/hari
Ca 1200 mg/hari
P 1200 mg/hari
Zn 20 mg/hari
Mg 450 mg/hari
Iodine 175 ug/hari
• Vitamin :
A, C, Folat, B1, B6, B12

MENJAGA ASUPAN NUTRISI PENTING UNTUK :
1. Dibutuhkan untuk mengatur peningkatan BB
2. Kebutuhan peningkatan BB dihitung berdasarkan tinggi badan dan berat badan (indeks massa tubuh) sebelum kehamilan.
3. IMT= Berat/tinggi2
4. Peningkatan BB ideal selama hamil :
- IMT rendah : 12,5- 18 Kg
- IMT NORMAL : 11,5-16 Kg
- IMT Lebih : 7-11,5 Kg

EFEK JANGKA PANJANG DAN JANGKA PENDEK PEMBERIAN NUTRISI DINI :


ABORTUS :
• 10-20% dari kehamilan klinis
• Penyebab : kelainan kromosom pada embrio/ janin ( 50-60%), penyakit metabolic, penyakit autoimun, gangguan hormone, infeksi, rahim yang abnormal, alcohol.
• Faktor resiko : usi ibu hamil dan suami berpengaruh.

HIPEREMESIS GRAVIDARIUM
• Mual dan muntah yang berlebihan menyebabkan gangguan metabolism tubuh.
• Dehidrasi, gangguan elektrolit.
• Terapi medis, koreksi kekuragan cairan tubuh (rawat RS), antimual, makan minum sedikit tapi sering.
• Sering berhubungan dengan faktor psikis terapi psikis

ANEMIA
• Kadar hemoglobin yang rendah, menyebabkan gangguan suplai oksigen kedalam sel tubuh.
• WHO : Anemia berat (Hb<7 g/dl)
• Anemia berat berhubungan dengan :
1. Pertumbuhan janin terhambat
2. Berat bayi lahir rendah
3. Persalinan dan kelahiran prematur.
4. Kesakitan dan kematian perinatal
5. Peningkatan kesakitan dan kematian ibu hamil dan melahirkan.
• Paling sering pada ibu hamil : anemia defisiensi besi
• Anemia genetic : thalasemia
• Gejala :
1. Mudah lelah.
2. Kulit dan mukosa pucat
3. Jantuk berdetak keras.
4. Denyut nadi cepat ( pada anemia berat)

ANEMIA DEFISIENSI BESI
• Sel darah merah kecil (mikrositik) dan pucat (hipokromik)
• Pencegahan dan terapi :
1. Suplementasi besi (oral, parenteral)
2. Vitami C (dapat meningkatkan absorpsi)
3. Jangan mengkonsumsi pil besi besama susu atau antasida karena kalsium akan menghambat absorpsi besi.

PREEKLAMSIA
• Peningkatan TD pada ibu hamil > 20 minggu, 140/90 mmHg atau lebih disertai proteinura >300 mg/24 jam.
• 5-10% pada kehamilan,sering pada kehamilan pertama.
• Preeklamsia berat : TD 160/110 mmHg atau lebih
• Faktor resiko adalah :
1. Riwayat tekanan darah tinggi yang kronis sebelum kehamilan.
2. Riwayat preeklamsia sebelumnya.
3. Kegemukan
4. Riwayat kencing manis, kelainan ginjal, lupus atau rematoid arthritis.
• Komplikasi pada Ibu: eklamsia, sindroma HELLP, edema paru, gagal ginjal.
• Komplikasi pada janin : Pertumbuhan janin terhambat (PJT), kematian janin, peningkatan morbiditas dan mortalitas perinatal.
• Komplikasi jangka panjang : gangguan tumbuh-kembang, hipertensi, gangguan jantung, penyakit metabolik.

DIABETES MELITUS GESTASIONAL
• Peningkatan kadar gula darah Ibu yang terjadi didalam kehamilan
• 2-5% (Amerika dan eropa), 1.9-3.6 % (Indonesia, Perkeni, 1997)

KOMPLIKASI DMG
• Komplikasi Ibu jika Gula Darah tidak terkontrol :
- Abortus, kontraksi, hipertensi, gangguan jantung, gangguan ginjal, koma.
• Komplikasi janin-bayi lahir :
- PJT, Janin besar (makrosomia), hidramnion, cacat bawaan, kematian janin mendadak, paru-paru bayi belum matang (NICU)
• Komplikasi persalinan :
- Bayi besar bahu macet dijalan

PERSALINAN PREMATUR
• Kontraksi pada rahim sebelum usia kehamilan 37 minggu
• Penipisan serviks, ketuban pecah dan kelahiran premature
• Faktor resiko : Infeksi, rahim yang meregang, rahim abnormal, stress
• Bayi prematur : paru-paru dan organ-organ lain belum matang perawatan NICU
• Efek pada bayi : jangka pendek dan jangka panjang.

PENDARAHAN DALAM KEHAMILAN
• Pendarahan melalui vagina setelah usia kehamilan 22 minggu
• Pendarahan banyak dapat menyebabkan :
1. Komplikasi pada Ibu : Syokhipovolemik sampai kematian
2. Komplikasi pada janin : PJT, Kelahiran premature, kematian janin/perinatal.
• Sebab Obstetri : plasenta previa
• Sebab Non Obstetri : pendarahan dari vagina /serviks : infeksi, polip

PERTUMBUHAN JANIN TERHAMBAT
• Penyebab : Hipertensi, anemia, asupan nutrisi yang buruk, penyakit jantung Ibu.
• Gangguan sirkulasi plasenta dan janin mengalami hipoksia kronik.
• Hipotesisis Baker :
PJT mempengaruhi risiko berkembangnya penyakit pda janin tersebut setelah dewasa seperti penyakit kardiovaskuler dan diabetes mellitus.


ASI MAKANAN TERBAIK UNTUK BAYI
Oleh dr. Anita Juniatiningsih, Sp.A (K)

“ Susu yang paling bagus Apa dok” Tanya seorang pasien.
“ ASI bu” Jawabnya mantap!
“ Kok ASI Dok?”
“ Iya, susu yang paling bagus ya ASI, lengkap, komplit! Gratis lagi”jawabnya PeDe abiz
“Kemasannya juga paling bagus, tiada duanya Bu?!” tambahnya serambi melontarkan senyum.

G percaya?
Simak yuk catatan berikut!!!! Yang disampaikan oleh dokter Nita. Dokter yang lucu, dengan 3 anak.

“ Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah. Dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu” (Q.S Al lukman :14)

Menyusui atau memberi ASI kepada bayi merupakan hal yang diperintahkan dalam Islam. Tentu banyak hikmah yang terkandung dalam perintah Allah SWT tersebut. Setiap bayi berhak mendapat ASI dan setiap ibu pun berhak menyusui bayinya.

HAK BAYI DAN IBU
Setiap bayi berhak mendapat ASI dans etiap Ibu pun berhaka menyusui bayinya. Hak anak adalah bagian dari hak asasi manusia yang wajib dijamin, dilindungi dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga masyarakat, pemerintah dan Agama.

FAKTA
Pemberian ASI di Indonesia termasuk pemberian ASI eksklusif belum dilaksanakan sepenuhnya.
Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain : faktor sosial budaya, kurangnya kesadaran akan pentingnya ASI, pelayanan kesehatan dan petugas kesehatan yang belum sepenuhnya mendukung program pemberian ASI, gencarnya promosi susu formula, ibu bekerja dan dan relatif singkatnya masa cuti ibu hamil dan menyusui bagi ibu yang bekerja sehingga tidak dapat memberikan ASI eksklusif.

ANATOMI PAYUDARA




PERSIAPAN MENYUSUI
Keberhasilan menyusui tidak datang dengan sendirinya. Menyusui bukan kemampuan yang dimiliki ibu secara otomatis melainkan ketrampilan yang perlu diajarkan dan dipelajari dengan melihat dan menjalaninya. Sambil menunggu kehadiran sang buah hati, seorang Ibu perlu mempersiapkan diri baik fisik maupun psikologis. Ibu perlu memiliki pengetahuan yang memadai tentang kesehatan dan gizi Ibu selama hamil serta ASI (Fisiologi Laktasi, Inisiasi menyusui dini, manfaat rawat gabung, pemberian ASI ekslusif, cara pemberian ASI yang benar termasuk posisi menyusui yang benar, manfaat ASI) agar termotivasi untuk memberikan ASI. Keinginan untuk memberi ASI adalah faktor yang sangat penting untuk keberhasilan menyusui.

PROSES PEMBENTUKAN ASI
Pada awal sampai pertengahan kehamilan, terjadi penambahan dan pembesaran lobules. Alveolus dan duktus. Pada akhir kehamilan sampai 2-3 hari pasca melahirkan, kadar hormone estrogen dan progesterone ibu menurun drastic, kadar prolaktin menjadi dominan dan mulai terjadi sekresi ASI sedikit demi sedikit yang kemudian bertambah banyak sejalan dengan bertambahnya rangsangan putting susu.Pada saat bayi menyusu dua reflex pada ibu yang sangat penting dalam proses menyusui adalh reflex prolaktin dan reflex oksitosin/reflex aliran yang timbul akibat perangsangan putting susu oleh isapan bayi.

KANDUNGAN DAN NILAI NUTRISI ASI
ASI mengandung makronutrein (karbohidrat, protein, dan lemak) dan mikronutrein (vitamin dan mineral). ASI hampir 90% terdiri dari air. Volume dan komposisi nutrein ASI berbeda untuk setiap ibu, hal ini tergantung dari kebutuhan bayi.

FUNGSI PERTAHANAN TERHADAP PENYAKIT
Kolostrum dan ASI dini mengandung 1-3 Juta sel darah putih (leukosit) per Ml. Pada ASI matur jumlah sel ini menurun menjadi 1000 sel per Ml yang terdiri dari monosit/makrofag (59-63%), sel neutrofil (18-23%) dan sel limfosit (7-13%). Dengan demikian bayi yang mendapat ASI mempunyai daya tahan tubuh alami yang lebih besar terhadap berbagai infeksi bakteri pathogen. Pemberian ASI dapat menurunkan insidens dan mengurangi beratnya diare, infeksi saluran napas bawah, otitis media, meningitis, infeksi saluran kemih dan infeksi usus.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif selama 4-6 bulan berhubungan dengan rendahnya kejadian penyakit alergi.

CARA BENAR MEMBERI ASI



Ukhti....Anti kelak tak hanya menjadi induk Marmut yang pandai beternak! tetapi Anti adalah calon IBU. So perbanyak perbekalan kita!!!Karena menjadi IBU itu butuh banyak ILMU...

Akhi...antum tidak sekedar mencari induk marmut kan dalam pernikahan? So pilihlah wanita yang benar-benar siap menjadi IBU dari anak-anak antum.

Semoga yang sedikit ini dapat memberikan kemanfaat. Untuk sub-bab "merencanakan kehamilan" dan sesi 4 Membentuk keluarga Madani saya sambung pada lain kesempatan yah!!!!

Wallahu'alam bi Showab

Rangkuman dari Seminar HAL A DEEN, MAKES YOU READY!!!
Aula Fakultas Universitas Indonesia
Kamis, 13 Mei 2010

=Kheisya Iliyyana Jadiid binti Sumanto=

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Got My Cursor @ 123Cursors.com