; .: SePEnGgAL Kis4H :.: Charger Ruhiyah ;
Ikuti Terus ya Jejak Petualangan KHEISYA!!!

Sabtu, 28 Februari 2009

Charger Ruhiyah

Malam Bina Ruhiyah [ Mabiru ]

Menjadi Hamba Allah Yang Mulia &Tafsir Surat Al Furqon 63-67
Oleh Ustadz Shihabuddin Al Hafidz, Lc

Jum’at, 27 Februari 2009

Sambutan ketua umum JN UKMI A’ HP Arif
=> Beliau menyampaikan esensi dari mabiru malam ini adalah sebagai berikut
 Untuk menyatukan asa untuk membangun kampus UNS agar bernuansa Islami.
 Bersama membangun gerakan moral mahasiswa.Hal ini harus dilakukan secara berjama’ah bukan personal
 Menyeimbangkan antara moralitas dan intelektualitas
Presentasi dari panitia Renovasi NH by A’Warto
- Target Fund Rissing NH 2009 adalah 1.5 M
- Pengenalan beberapa proker team Panrenov [ GISS, Buletin Mingguan dll]
- Pengenalan team Panrenov 2009
Bapak Rafik
- Di akhir sambutan beliau menyampaikan ada 7 tanda-tanda pewaris syurga :
1. Orang yang beriman kepada Allah SWT
2. Selalu menjauh dari perkara yang tidak berguna
3. Orang-orang yang selalu menunaikan zakatnya
4. Orang-orang yang menjaga kemaluannya
5. Orang-orang yang menjaga amanah
6. orang-orang yang memenuhi janjinya
7. Orang-orang yang selalu menjaga waktu dan khusyu’ dalam sholatnya

Beliau juga menghimbau kepada team Fund Rissing Giss [ Gerakan Infak Seminggu Seribu ] tiap fakultas yang baru semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan dapat bekerja secara optimal.

Acara inti :
Ustadz. Syihabuddin Al Hafidz, Lc

Beliau menyampaikan diawal taujihnya bahwa dalam hidup ini tidak lepas dari yang namanya ”agenda kerja”. Hal itu otomatis menyebabkan otak harus dikuras untuk berfikir dan akhirnya melibatkan pada perasaan (Qalb, hati).
Berbicara tentang hati /qalbu memang benar kalau ada yang menyampaikan definisi bahwa hati adalah Raja, karena didalam hati itu sendiri terdapat energi yang besar.
Hati tidak ada lelahnya, apalagi kalau mendapat suntikan Alqur’an maka hati akan tercharger yang menumbuhkan semangat yang luar biasa.
Alqur’an punya kekuatan yang sangat besar jika dimasukkan kedalam hati, apalagi kalau dibaca secara terus-menerus akhirnya akan membekas dalam hati dan dengan sendirinya akan menimbulkan gerakan bawah sadar. Setelah itu lambat laun akan menjadi kebiasaan, menjadi kenikmatan (hobby) dan terakhir akan menghasilkan output yang luar biasa.Met nyoba! 
Beliau juga menyampaikan bahwa urgensi lain dari membaca alqur’an adalah akan terciptanya jiwa dan watak.
Berbicara tentang nyanyian ibnu Qayyim mendefinisikan bahwa nyanyian adalah ayat iblis, rukyahnya syaitan, berbeda dengan Alqur’an yang merupakan Rukyah syariat (islami).

Tafsir Al Furqon 63-77

Kebanyakan Alqur’an adalah berisi tentang ” perintah” baik itu untuk mendirikan sholat, membayar zakat, perintah perang dll. Kalau dilihat sekilas perintah itu sangat sederhana, tetapi ketika dimasukkan kedalam hati maka akan mempunyai cakupan yang sangat luas.
Berbicara tentang Alqur’an tidak lepas dari kata ”tadabbur” itu sendiri, memahami konsep tadabbur yang benar, tadabbur Alqur’an tidak semata hanya sebatas mengetahui arti kata dari ayat alqur’an itu, tetapi lebih pada bagaimana kita mampu mengaplikasikan ke kehidupan real sehingga mampu menimbulkan berbagai perubahan.
Dalam ayat ke-63 mengajarkan kita juga tentang kata-kata baik, kata baik disana adalah kata-kata yang menyenangkan dan kata-kata optimis.
Percayalah!!!
” Berawal dari sebuah kata-kata ada perubahan” dengan merubah kata berarti akan merubah hidup.
kata apik begitu sarat makna, memang benar adanya! dan barang seiapa yang bisa berbicara dengan redaksi yang tepat akan terformat otaknya menjadi tertib. so aturlah hidupmu dengan mengatur otak. meski itu tak mudah!! karena kata-kata yang baik tentu tak lepas dari kerja keras otak.

intinya dalam ayat ke 63 ini berbicara mengenai akhlak untuk pribadi

- untuk ayat ke 64
Merupakan pernyataan akhlak terhadap RabbNya
Kenapa kita diperintahkan untuk melaksanakan qiyamul Lail, ada beberapa alasan yang harus kita iyakan. diantaranya adalah :
1. Ql merupakan kekuatan maknawiyah terbesar
2. Sumber kesaktian
3. belajar menahan syahwat

Ayat ke 65
- sikap takut akan neraka jahanam

Ayat ke 66
- Konsep taubat
orang yang bertaubat pada intinya akan diampuni seluruh dosanya dan akan ditambah kebaikan oelh Allah SWt.

berbicara tentang taubat, 1 hal yang pasti mengikutinya adalah "Dosa".
Orang melakukan taubat pasti ingin terlepas dari dosa yang ada dalam dirinya
Dosa itu pembunuh karakter, pembunuh jiwa, dan seseorang yang sudah terkena dosa maka dia tidak bisa terlepas darinya. Karena dosa itu akan senantiasa menajdi bayang-bayang.

Wallahu'alam bi showab
Afwan jiddan jika banyak kekurangan




0 komentar:

Poskan Komentar

 

Got My Cursor @ 123Cursors.com