; .: SePEnGgAL Kis4H :.: 10 Kecemasan pada ibu hamil ;
Ikuti Terus ya Jejak Petualangan KHEISYA!!!

Rabu, 15 Desember 2010

10 Kecemasan pada ibu hamil

Hari ini Alhamdulillah hobi membacaku bergairah kembali,Aha....siap melahap buku-buku dan majalah yang sudah lama mejeng di meja kamarku dan menggodaku untuk membacanya lembaran demi lembaran, dan.... bacaan yang kali ini sempat mencuri perhatianku adalah pada sebuah majalah ayahbunda edisi jadul yang kubeli beberapa waktu yang lalu (saking lamanya jadi lupa, hehehe :-D). Bacaan yang tentunya sangat PAS dengan kondisiku saat ini yang lagi berbadan dua....kata bapak tebe..sambil ngacungin tangan (ngikutin tingkah tebe di sinetron islam KTP), orang hamil itu selain butuh banyak asupan gizi harus diseimbangkan dengan asupan ilmu yang masuk ke otak biar mantabs ..bukan begitu nona-nona calon ibu? hehehe.



Dan kali ini, saya tertarik pada artikel dalam majalah pada halaman 38 tersebut yang mengupas tuntas tentang beberapa kekhawatiran yang dialami oleh seorang ibu yang mengandung, terutama pada ibu yang mengandung buah hatinya untuk yang pertama kalinya. Tentunya rasa was-was sering bergelayutan dalam jiwa. Dan rasanya begitu egois jika saya tidak membagikan ilmu ini kepada rekan-rekan semua....Berikut ulasan tentang 10 Kecemasan yang dialami oleh Ibu Hamil tersebut, yang dijelaskan oleh pakar yang ahli dibidangnya tentunya:

1. Takut tertular cacar air.
Anda memang boleh dan patut cemas bila diantara keluarga atau teman Anda ada yang terkena cacar air, Anda perlu waspada jangan sampai tertular. Segera tutup kontak dengan mereka. Resiko ibu hamil tertular cacar air sebenarnya sangat tipis. " Bila tertular sebelum usia kehamilan 20 minggu, tak ada resiko pada bayi. Tapi bila Anda terkena cacar satu minggu sebelum melahirkan, bayi Anda berpeluang besar tertular Anda", (kata ahli kandungan terkemuka Australia, dokter James Walk.

2. Olahraga berbahaya bagi bayi?
Olahraga yang dilakukan selama kehamilan sama sekali tidak berbahaya, bahkan membuat Anda sehat dan siap menghadapi proses melahirkan dan sesudah melahirkan. Bila Anda biasa berolahraga dengan waktu tertentu, teruskan rutinitas itu. Hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. "Pastikan Anda melakukan pemanasan sebelum olahraga dan pendinginan setelahnya. Sebab hormon-hormon selama kehamilan membuat tubuh Anda rentan mengalami kecelakaan. Juga penting untuk tidak terlalu berkeringat dan minum banyak air agar tidak kekurangan cairan" (jelas Gail John Son, bidan senior dari Royal College).
3. Naik pesawat terbang membahayakan kehamilan?

Sama sekali tidak berbahaya asal Anda melakukannya di usia kehamilan yang tepat. Trisemester kedua merupakan waktu yang ideal. Saat itu kehamilan sedang ada pada tahap aman. Beberapa perusahaan penerbangan akan mengizinkan perempuan hamil terbang di akhir 27 minggu usia kehamilan dengan syarat Anda tidak memiliki komplikasi. Namun, sebaiknya Anda membawa surat dokter yang menyatakan aman untuk terbang jika Anda bepergian di usia kehamilan 36 minggu. Sebelum terbang, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter atau bidan. Siapa tahu ada beberapa alasan kesehatan yang melarang Anda terbang.

4. Sakit diperut bawah, tanda keguguran??

Rasa nyeri dann sakit diperut bagian bawah, terutama pada kehamilan anak pertama, adalah normal. Rasa sakit tersebut disebabkan oleh sambungan tulang-tulang di sekeliling rahim yang merenggang. Namun bila Anda merasa khawatir dan tak tenang, ada baiknya menghubungi bidan atau dokter kandungan Anda.

5. Morning sickness membuat janin kelaparan??

orning sickness yang ditandai dengan muntah-muntah tidak akan membuat janin kelaparan, karena tubuh Anda secara otomatis menyediakan apa yang dibutuhkan oleh si calon bayi. Agar Anda tetap mendapat asupan gizi, makanlah sedikit tapi sering! Konsumsi makanan protein tinggi, seperti apel, kacang-kacangan, keju dan susu. Dan yang lebih penting lagi adalah banyak minum agar tidak kekurangan cairan.

Jika Anda merasa sangat sakit, kehilangan banyak berat badan dan kekurangan cairan gara-gara morning sickness, maka Anda perlu waspada. Kekurangan cairan ditandai dengan air seni keruh dan bau tajam, sakit kepala, mulut, mata dan kulit kering. Bila Anda mengalami tanda-tanda itu segera hubungi dokter.

6. Perut saya kecil, apakah janin tidak tumbuh normal??

Besar kecilnya perut sama sekali tidak ada hubungannya dengan normal tidaknya ukuran tubuh bayi. Perut kecil bisa terjadi di kehamilan pertama, yang disebabkan otot-otot dalam perut Anda masih kuat dan belum merenggang. Bisa jadi bayi Anda berbaring di bawah atau melintang di rahim dan meringkuk di rongga panggul. Atau bila perut Anda memiliki lapisan-lapisan, Anda tidak akan dengan cepat melihat perut membesar. Pertumbuhan janin dengan sempurna bisa dipindai dengan USG pada usia kehamilan 20 minggu.Saat inilah Anda bisa meminta penjelasan dari dokter untuk meyakinkan bahwa bayi Anda tumbuh normal.

7. Keluar cairan banyak dari vagina!

Cairan yang keluar dari vagina saat hamil adalah normal-sama sekali bukan pertanda infeksi yang berakibat buruk pada bayi. Hal ini terjadi akibat siklus hormonal yang terjadi dalam tubuh ibu. Selama cairan tidak bau, gatal dan terasa membakar, cairan itu normal. Untuk kenyamanan, Anda perlu menjaga kebersihan dengan memakai celana dalam dari bahan katun dan menggantinya sesering mungkin.

8. Bayiku tidak bergerak???

Bayi seperti halnya kita, suka bergerak dan ada kalanya istirahat. Jadi, bila ia tidak bergerak, mungkin saja sedang beristirahat. Jadi, bila ia tidak bergerak, mungkin saja sedang beristirahat.Selain itu, menurut dokter James Walk, Anda tidak merasakan gerak bayi bila di dalam perut ia keliling oleh banyak cairan.

Setiap bayi juga punya kebiasaan bergerak yang berbeda. Amati kapan biasanya ia bergerak, " kalau masih penasaran, berbaringlah dengan kedua tangan diatas perut beberapa saat dan coba rasakan gerakannya. Cara ini akan membuat Anda tenang" Saran dokter James.

Bila tip itu tidak berhasil dan Anda masih cemas, jangan biarkan Anda menderita karena cemas, telepon dokter Anda. Anda akan disarankan untuk cek denyut jantung bayi. Anda perlu ingat pula bahwa di minggu terakhir kehamilan, gerakan bayi melambat akibat menyempitnya ruangan untuk bergerak.

9. Aduh saya minum minuman beralkohol!bahayakah??

Makin sering terjadi, ibu hamil minum minuman beralkohol di awal masa kehamilan karena tidak tahu sedang hamil. " Bila ibu minum alkohol terlalu banyak, memang bisa menggugurkan bakal janin, yang diminggu-minggu pertama kehamilan masih berupa sekumpulan sel", jelas profesor patrick O'brien dari royal college. Akibat alkohol, sel-sel tersebut akan luruh sebelum ibu menyadari kehamilannya.

10. Khawatir melahirkan di awal!

Pada usia kehamilan 36 minggu, adalah normal bagi Anda ketika merasakan gerakan setiap kontraksi. Tapi itu bukanlah tanda-tanda akan melahirkan, melainkan apa yang disebut kontraksi Braxton Hicks, yang menjadi " latihan " bagi tubuh untuk bersiap-siap menjelang kelahiran. Gerakan Braxton Hicks ini terjadi karena bagian bawah rahim merenggang, yang membuat kepala bayi bergerak ke arah bawah dan menetap di rongga panggul. Jadi, rilek saja dan nikmatilah minggu-minggu terakhir saat tubuh Anda tahu apa yang harus dilakukan dan siap-siap menghadapi "hari besar" Anda.

***

Selamat membaca! semoga ada kemanfaatan didalamnya..dan selamat mempersiapkan yang terbaik buat buah hati Anda untuk mempersiapkan proses kelahiran Anda nanti.^_^

1 komentar:

nuraeni mengatakan...

sungguh bermanfaat sekali ..

untuk persiapan nanti ajach,,
thank's...:)

Poskan Komentar

 

Got My Cursor @ 123Cursors.com