; .: SePEnGgAL Kis4H :. ;
Photobucket
Ikuti Terus ya Jejak Petualangan KHEISYA!!!

Jumat, 26 Juni 2009

K-A-n-G-E-n


Assalamu'alaykum warohmatullohi wabarakatuuh

Dari sudut perpustakaan pusat UNS kusampaikan salam rinduku pada antunna semua, yang telah menjalin tali silaturahhiim lewat dunia maya.Sungguh ada rasa rindu yang membuncah saat kembali kubuka weblogku yang telah lama tak kujumpai lagi. Sedih….pasti!Tetapi memang kondisi yang harus membuatku sejenak meninggalkan dunia ini.
aku harus fokus pada s******i yang butuh perjuangan dan totalitas disana. Do'akan kawan semoga Allah SWT senantiasa memudahkan jalan ini...menuju kesempurnaan ikhtiar yang HAkIKI...

Biarkan aku menyimpan ceritaku ini, kelak pasti akan kuceritakan pada kalian...
sebuah cerita yang apik,insyaalloh.. Cerita yang membuat kaki semakin mantap berpijak! mata tajam memandang kedepan...


sampai bertemu kembali...


aslmkm warohmatullohi wabarakaatuuhu



Selasa, 02 Juni 2009

Bidadari Seorang Pendiri Pergerakan





Assalamu'alaykum Wr.Wb

Beberapa waktu lalu saya mendapatkan sebuah kiriman artikel dari teman saya, dan tentunya sangat menarik menjadi konsumsi antunna muslimah! Untuk belajar dari seseorang yang luar biasaaa!!!!! Beliau adalah Bidadari seorang pendiri pergerakan, semoga kisah hidup beliau dapat menginspirasi kita semua...untuk menjadi sejatinya seorang MUSLIMAH!!!


Tidak mudah menjadi istri seorang Hasan Al Banna. Seseorang yang setiap detik kehidupannya sarat dengan kegiatan dakwah. Di pagi buta dia sudah bergegas untuk memulai berdakwah dan kembali pulang di gelap malam. Bisa dipastikan ia adalah seorang muslimah sejati, yang bisa mengisi kekosongan-kekosongan yang ditinggalkan oleh Imam Syahid Al Banna.

Adalah Lathifah As Suri perempuan itu. Ia berdiri disamping Imam Syahid Al Banna. Sejak awal Imam Syahid telah menegaskan bahwa ia butuh seorang muslimah yang kokoh, yang tak lekang dan surut oleh banyaknya halangan dan rintangan dalam berdakwah. Perjuangan Imam Syahid bukanlah suatu hal yang main-main, bukan hanya sekedar dakwah seperti kebanyakan orang waktu itu. Bukan hanya sekedar membangun rumah kardus. Imam syahid tengah dan hendak membangun sebuah peradaban. Dan ia percaya, peradaban tak akan pernah terwujud, tanpa seseorang yang ia yakini kesejatiannya.

Maka siapapun itu-pendampingnya-harus menyadari bahwa dipundaknya ada amanah yang sama besarnya dengan yang di emban oleh Imam Syahid. Ada dimensi waktu dan kuasa kapital disitu. Maka pertemuan diyakini menjadi suatu hal yang mahal bagi Imam Syahid dan istrinya.

Maka bagi Lathifah As Suri menjadi istri Hasan Al Banna menyimpan begitu banyak geregap. Sejak awal pernikahan, Lathifah sudah menyadari bahwa ia harus siap jika sewaktu-waktu dia harus menjalani hidup sendiri tanpa seseorang, tempat berlabuh hidup dan cintanya.

Dakwah Ikhwah yang dipimpin oleh suaminya banyak meminta resiko yang bukan main-main. Penjara bahkan nyawa menjadi konsekuensi logis, yang sewaktu-waktu siap menyapanya.

Tanpa diminta, Lathifah sudah tahu dan mengerti bagaimana ia harus menempatkan dirinya. Ia memutuskan menutup seluruh aktivitas luarnya. Hanya satu yang ia curahkan, jihad utamanya adalah dilingkup rumahnya sendiri. Mengurus rumah tangga dan membesarkan anak-anak mereka berdua adalah dua hal yang tidak kalah pentingnya dengan yang dilakukan oleh Hasan Al Banna.

Sebelum menikah dengan Hasan Al Banna, Lathifah berasal dari keluarga yang taat beragama. Hingga tak heran jika ia menyadari betul tuntutan hidup menjadi istri seorang dai.

Malam, ia harus rela untuk terbangun menyambut kepulangan suaminya. Walau tak jarang Imam Syahid berlaku sangat hati-hati, bahkan hanya untuk membuka pintu rumahnya sekalipun. Jauh dilubuk hatinya, Imam Syahid tidak ingin mengganggu tidur bidadari terkasihnya yang telah seharian mengurus rumah dan anak-anak mereka berdua. Imam Syahid bahkan tak segan untuk menyiapkan makan malam untuk dirinya sendiri.

Lathifah tidak pernah mengeluh, walau sehari-harinya hanya ia habiskan seputar rumah dan rumah saja. Ia tidak pernah menuntut lebih kepada Imam Syahid. Padahal, Lathifah pun -berlepas diri dari ia seorang istri Imam Syahid- menyimpan banyak potensi. Anak-anak mereka yang berjumlah enam orang sesungguhnya adalah pencurahan konsentrasinya menjalani hidup. Satu-satunya yang pernah membuat dirinya gamang adalah, ketika salah satu anak mereka sakit keras dan Imam Syahid harus tetap menjalankan jihadnya. Ia bertanya kepada suaminya,"Bagaimana jika ia meninggal?". Imam Syahid hanya menarik napas panjang, ia kemudian berujar "Kakeknya lebih tau bagaimana mengurusnya."

Sejak dini, Lathifah menanamkan wawasan keislaman kepada anak-anaknya. Mendorong mereka untuk membaca, sehingga dalam hidupnya mereka tidak terpengaruh dengan seruan-seruan destruktif. Ketika Imam Syahid bolak-balik keluar penjara, Lathifah berusaha bersabar dan komitmen.

Lathifah sangat menyadari peran dan kewajiban asasi seorang wanita sebagai istri dan ibu bagi anak-anaknya. Ia kosongkan waktunya untuk mendidik anak2nya. Ia bahagia melihat anak-anaknya sukses dalam hal akhlak dan amal. Ini tak mungkin terjadi jika seorang ibu sibuk di luar rumah. Seorang anak tidak mungkin belajar tentang akhlak dan amal dari orang selain ibunya.

Ketika Hasan Al-Banna syahid, anak-anaknya belumlah dewasa. Lathifah tidak lantas menyerah. Tak ada kesah ataupun ketakutan dalam hatinya. Ia sangat memelihara apa yang dikehendaki oleh mendiang suaminya. Ia tetap berlaku didalam rumah. Lathifah tidahk meremehkan hudud (batasan) yang Allah tentukan. Karenanya, tak heran diantara anak-anaknya tidak ada ikhtilat (percampuran) antara anak-anaknya dan sepupunya yang berlainan jenis.

Tidak ada yang berubah dirumah itu, apa yang Imam Syahid inginkan berlaku dikeluarganya masih tetap di pegang teguh oleh Lathifah. Sendirian, ia besarkan keenam anaknya. Dirumahnya kini ia mempunyai tugas tambahan, yaitu memperdalam wawasan keislamannya.Yang dimaksud dengan wawasan keislamannya adalah membaca Al-Quran dengan tafsirnya, mempelajari Sunnah Rasulullah SAW, haditsnya dilanjutkan dengan usaha kuat untuk menerapkannya. LAthifah juga masih menyempatkan diri mempelajari sejarah para salafussalih dan berita seputar dunia Islam. Lathifah menyadari menyepelekan masalah ini akan memunculkan persoalan serius. Seorang yang tidak menambah pengetahuan keislamannya, akan merasa sulit untuk bangga dengan keagungan dan kebesaran Islam. Dengan melalui pemahaman keislaman yang baik, seorang wanita akan menyadari betapa penting perannya terhadap keluarga dan masyarakat.

Perjuangan Lathifah membuahkan hasil yang gemilang. Semua anaknya sukses meraih predikat formal dalam pendidikan ilmiah. Yang sulung, bernama Wafa-menjadi istri Dr.Said Ramadhan. Kedua Ahmad Saiful Islam, kini sebagai sekjen advokat di Mesir. Ia juga pernah duduk di parlemen. Ketiga bernama Tsana, kini sebagai dosen di Universitas Kairo. Kelima Roja, kini menjadi dokter. Dan Halah sebagai dosen kedokteran anak di Universitas Azhar. Dan terakhir, Istisyhad sebagai doktor ekonomi Islam. Semuanya itu sebagai bukti, betapa berartinya sosok Ibu bagi keberhasilan dakwah sang suami. Selain juga untuk anak-anaknya, tentu.



Sabtu, 04 April 2009

Ingat 9 april!



jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

forward this message


jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

forward this message

Rabu, 01 April 2009

Isengku kumat...



Ita loe narsis banget sih? sering terlontar pernyataan itu pada diri ini?
hehe...mesam-mesem, sebenarnya iya juga sih, yang namanya kebiasaan yang sudah mendarah daging susah untuk ilang, iya g?
Narsislah agar engkau eksis!hehe.


Kamis, 19 Maret 2009

HAI, JANGAN AMBIL UNTUNG!!!

HAI, JANGAN AMBIL UNTUNG!!!

Kajian Fiqh Rabu Pagi, (18/3)
@ Islamic Center NH tercinta
06.30- selesai

Hari ini aku diingatkan kembali oleh sang waktu, yap! kakiku mengajak jiwaku untuk bertamasya ke Islamic Center UNS, masjid perjuangan! Yang konon ceritanya banyak generasi sholeh yang telah tercetak, banyak sejarah tercatat, dan rentetan aktifitas pernah terukir disana. Ustadz fafa & Fiqh, 2 hal itu yang langsung kuingat saat hari “ Rabu” menyapaku. Kadang sangat menyesal ketika hari-hariku tanpa kuawali dengan sebuah aktifitas yang berarti…
Jam di HP sudah menunjukkan pukul 06.30 WIB, langkah kaki semakin kupercepat rasanya tidak terlalu telat sih, Coz biasanya jam segitu juga baru dimulai, walau kadang panitia mengumumkan bahwa kajian akan dimulai jam 06.00 WIB thet, walau yang datang baru sedikit juga, ternyata itu hanya angin lalu. Memang budaya mendholimi yang tepat waktu, dan menghormati yang telat masih menjadi budaya yang sulit untuk lenyap dari kehidupan kita. Huh…sering menjadi korban juga sih!:-(
Sampai dekat NH masjid Megahku kudengar suara tilawah mengalun. Ternyata kajian belum mulai, langkah kakiku mulai tertata, sedikit kuperlambat langkahku dan sejenak menghela nafas yang sempat terengah tuk mempersiapkan semuanya. Alhamdulillah, barisan depan belum penuh! Mungkin menunggu kedatanganku.hehe….karena sudah menjadi nilai (bukan budaya atau kebiasaan lagi), kalau setiap event apapun, pastikan diri ini selalu menjadi terdepan dalam duduk . Karena kalau ada orang didepanku, bagiku itu sebuah penghalang masuknya ilmu ke otak. Afwan kalau kadang minta diluangkan sedikit tempatnya untuk duduk paling depan.:-).
Materi kajian hari ini adalah melanjutkan yang kemarin, jadi ibarat kuliah kalau kita bolos satu kali maka kita juga akan kehilangan 1 materi. Ibarat sebuah lingkaran, maka lingkaran itu tidak akan terbentuk sempurna. Dilarang bolos ! kecuali BBM ( Benar- Benar Malas), he........
Langsung aja ngintip catetan yah! Materi hari ini adalah tentang ”PEGADAIAN”, materi yang mungkin sering antum sepelekan, atau bahkan antum anggap itu hal yang tidak terlalu penting untuk diketahui atau materi yang sering keluar masuk ditelinga antum?!...Tunggu dulu! Jangan tutup telinga antum, atau segera mengclose tulisan ini, karena ada sesuatu yang beda. Mau tau apa bedanya? Bedanya.....adalah...............

materi ini hasil ringkasannya mbak ita  ( g penting juga seh....)
Langsung aja yuk...ke Hadits :
Rasulullah SAW bersabda : kendaraan boleh dikendarai dengan syarat memberikan nafaqoh ( biaya operasional) dipenuhi oleh yang ditutup dan susu binatang perah boleh diminum dengan syarat apabila dijadikan agungan dan wajib atas orang yang mengendarai dan meminumnya wajib membayar nafaqoh)” ( HR. Bukhari Muslim)

Keterangan :
• Ulama menganalogikan bahwa kendaraan pada masa rasulullah sama dengan sekarang, biaya operasional dibayar oleh pengguna.
• Pada dasarnya muamalah dibagi menjadi 2 hal :
1. Muamalah yang sifatnya murni menolong, tanpa mengambil keuntungan
Contoh : Utang dan Gadai
2. Muamalah yang mengambil keuntungan

Hadist dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda : Tidak tertutup barang yang telah digadaikan dari pemiliknya yang telah menggadaikannya........

Hadits ini menjelaskan :
• Barang yang telah digadaikan status masih milik yang menggadaikan sampai kapanpun.
• Beda pegadaian islam dan Non islam
Gadai Islam : Sampai kapanpun barang masih tetap menjadi pemilik
Non islam : barang kadang dijual, tetapi kelebihan dan kekurangan menjadi tanggung jawab penggadai ( kalau nilai jual lebih tinggi dari pinjaman, maka uang harus dikembalikan, kalau nilai jual lebih sedikit dari uang pinjaman maka penggadai berkewajiban menambahnya)
• Apa yang layak dijualbelikan layak juga digadaikan
• Apa yang digadaikan tidak harus lebih mahal dari yang dipinjamkan’
• Ada penggadaikan syariah yang digagas oleh ulama : Pihak pegadai mengambil keuntungan bukan dari barang yang digadaikan, tetapi mengambil keuntungan dari yang lain. Misal : kalau mobil yang digadaikan, mengambil keuntungan dari sewa tempat selama mobil menginap atau dari uang parkir dsbnya.

HUTANG

• Hutang merupakan muamalah yang tidak boleh mengambil keuntungan, karena pada dasarnya hutang itu adalah murni untuk membantu saudaranya.
• Orang muslim membayar hutang harus dengan cara yang baik
• Tambahan dalam pengembalian hutang dikatakan riba jika:
1. Terdapat kesepakatan di awal
2. Tidak ada kesepakatan, tetapi sudah tenar dan tidak menjadi rahasia umum lagi
Misal pinjam di si A, sudah tidak menjadi rahasia umum kalau pinjam di tempat si A pasti ada tambahan dalam pengembaliannya, karena sudah pada tahu jadi tidak memakai kata sepakat
• Kalau penambahan itu atas inisiatif yang hutang, tanpa kesepakatan diawal itu boleh.
Dasar : Rasulullah pernah pinjam unta muda diganti dengan unta tua.

Dr Ali Rasulullah SAW bersabda : Setiap hutang yang mengandung manfaat, itu termasuk riba

Ket :
- Hadist diatas mempunyai sanad yang lemah
- Sebagian ulama memandang hadits ini diterima walau lemah.
- Kata ” mengandung manfaat” artinya bisa jadi memanfaatkan status orang yang hutang untuk mengambil kemanfaatan ( disuruh bantu-bantu, bersih-bersih dsbnya) atau istilahnya diperalat.
- Imam Abu Hanifah pernah suatu ketika memberi pinjaman tidak mau minta tolong apapun kepada orang yang hutang, takut kalau ada kemanfaatan yang ia terima (riba)
- Beda antara Qardun dan Qirod, kalau Qardun tidak boleh mengambil manfaat tapi kalau qirod memungkinkan mengambil untung atau istilahnya pinjaman bagi hasil, biasanya qirod ini adalah kerjasama yang produktif.

Tanya jawab :
1. Bolehkah ada batas waktu pembayaran hutang?
Jawab :
Menurut jumhur tidak boleh, karena sifatnya menolong dan berkewajiban membayar bagi yang hutang setelah mendapat kemudahan. Menurut ulama lain boleh dan pendapat ini lebih kuat karena dikuatkan oleh firman Allah QS Al baqarah 282. tetapi yang perlu diingat bagi yang hutang jangan melakukan penundaan kalau sudah mampu karena bisa dimasukkan kedalam golongan orang yang dzalim (penundaan itu statu pendzaliman)

2. Bolehkah mencium tangan kepada orang yang lebih tua dari kita?
Jawab :
Boleh saja, Perut Rasulullah dulu pernah dicium oleh seorang sahabat. Perut saja boleh apalagi tangan?Boleh nggak? Asal tidak mengkhultuskan…karena bisa jadi cium tangan itu bisa menumbuhkan rasa casi sayang sesama.

3. Kenapa shaff akhwat paling utama dibelakang sedang shaff ikhwan paling depan?
Jawab :
Ibadah itu sifatnya ujian dari Allah, kita disuruh tunduk dan patuh terhadap apa yang diperintahkanNya.
Pada zaman bani Israil tempat Ibadah oleh orang yahudi digunakan sebagai ajang untuk mencari jodoh, sukanya laki-laki paling belakang dan akhwat paling depan.
Untuk menghindari fitnah juga.

4. Bolehkah memasang pengumunan barang hilang di masjid?
Jawab :
Kalau barangnya hilang dimasjid boleh diumumkan di masjid, tetapi kalau barang hilang diluar masjid tidak boleh diumumkan di masjid. Misal barang hilang di pasar, pengumuman di masjid kan g masuk akal?:-)

5. Bagaimana sikap orang muslim jika berhadapan dengan orang muslim yang suka mengkafirkan saudaranya?
Jawab :
Tidak masalah jangan membalas dengan kekafiran juga, karena yang kafir sesungguhnya adalah yang mengkafirkan saudaranya yang muslim itu sendiri
“ Yang mengatakan kafir kepada seorang muslim justru kekafiran itu mengacu pada dirinya sendiri”
Bacalah buku “ Bahaya mengkafirkan!”

6. Apakah orang yang berdemokrasi akidahnya ikut kotor?
Jawab :
Orang yang tidak berdemokrasi sekalipun tidak ada jaminan kalau akidah mereka bersih. Karena bisa jadi Qadr terhadap 1 keimanan sering kali menimbulkan keimanan yang lain. Pernah dulu syekh ibnu taimiyyah ditanya : Bagaimana dengan kondisi saya, saya ditunjuk untuk mengambil pungutan liar di masyarakat? Kalau saya mengundurkan diri, saya takut ada orang yang lebih kejam dan dzalim yang akan menyiksa kaum muslim. Dan akan membawa banyak kemudharatan bagi kaum muslim. Beliau menjawab : kalau bisa memberi banyak kemaslahatan tidak apa-apa, karena yang sebenarnya kamu lakukan adalah sebuah bentuk jihad. Analogikan dengan demokrasi? Relakah kita orang-oreang kafir memimpin kita? Dan akan lebih banyak mengambil kebijakan yang tentunya Sangat merugikan kaum muslim?Relakah?



7. Bolehkah makan daging orang yahudi dan nasrani?
Jawab :
Boleh, tidak harus memakan daging yang disembelih dengan lafadz bismillah. Karena itu keringanan dari Allah SWT yang diberikan kepada umat muslim. Ada firman Allah yang mengatakan “ Makanan mereka halal untuk kalian dan sebaliknya”. Kalau di indonesia keringanan itu mungkin tidak begitu kita rasakan karena sebagian besar umat di indonesia adalah muslim. Tetapi bagi mereka yang hidup dinegera non muslim,Betapa maha besarNya Allah…karena keringanan itu begitu berarti bagi mereka.


Wallahu’alam bi showab




Rabu, 18 Maret 2009





Senin, 16 Maret 2009

Dialog Peradaban

AKHIR PEKAN DI KOTA BENGAWAN

Sabtu, 13 Maret 2009
Dialog Peradaban “ Peran partai politik Islam sebagai Solusi bagi Permasalahan Umat”
Ruang Aula FE UNS
Speakers :
1. MT Arifin ( Pengamat politik dan intelegen)
2. Ustadz Mu’in (
3. Joko Widodo (Partai Keadilan Sejahtera)
4. Sukmo harsono ( Wakil Sekjend DPP Partai bulan Bintang)

Yang menjadi pertanyaan besar.
Apakah sama Islam dengan partai Islam?
Kenapa partai islam tidak pernah memenangkan pemilu?
Dan kenapa banyak sekali masyarakat fobi terhadap partai islam?
Kenapa kita tidak pernah tsiqoh (percaya) pada partai islam, padahal selama ini kita dihadapkan pada realitas ketika kita dipimpin oleh partai nasional tidak pernah satupun partai nasional yang mampu mencapai kesejahteraan?
Apakah benar kebanyakan parpol islam berstandart ganda?
Kenapa syari’at harus ditegakkan?
Apakah mungkin hukum di indonesia dibuat dengan hukum islam?
.......
Saya kira masih banyak sekali pertanyaan yang terlontar. Yang jawabannya ada di dalam dialog peradaban tersebut. Menjelang pemilu, rasanya acara ini sangat substantif untuk memberikan pencerahan kepada para mahasiswa khususnya terhadap problematika umat saat ini. Salah satu problem itu adalah ” Kenapa sampai sejauh ini partai islam tidak pernah menang dalam pesta demokrasi di negeri ini?”senada dengan pertanyaan yang terlontar oleh Bapak Sukmo dalam dialog tersebut. Beliau menyampaikan ada beberapa sebab kenapa umat ini fobi terhadap partai politik islam, diantaranya adalah
1. adanya politisasi teks keagamaan oleh pihak-pihak penguasa agar seolah-olah kalau partai islam besar maka hukum Islam dan Negara Islam akan menjadi next target.
2. Ketika propaganda tersebut mengena di masyarakat, dan hasil pemilu partai islam tidak signifikan. Maka sebagian partai politik islam dan tokoh-tokoh islam secara halus merubah dirinyamenjadi partai tengah dengan tetap memakai simbol-simbol islam dan identitas islam
3. Program perjuangan yang ditawarkan bukan pada persoalan tujuan

Sepakatkah anda dengan yang disampaikan beliau?

”Ataukah Selama ini rakyat kita lebih bersifat pragmatis, kecenderungan ke golput besar. Dan rakyat akan memilih figur tertentu, atau mengikuti keluarga atau bahkan memberikan suaranya kepada parpol yang memberikan uang dengan Cuma-Cuma” seperti alasan yang disampaikan oleh seorang sahabat seperjuanganku.

” Ataukah karena partai islam saat ini banyak sekali, sehingga suaranya pecah”?

Kalau hal yang tersebut diatas benar adanya, lalu bagaimanakanh solusi yang seharusnya kita ambil? Apakah ” Bagaimana syari’at islam bisa menempatkan diri dalam konteks kekinian” merupakan solusi satu-satunya. Coba Antum renungkan.....Sebenarnya ini adalah masalah yang sedang kita hadapi.

Semoga tahun ini kita bisa membuktikan bahwa parpol islam mer

Buat sahabat semuanya jangan lupa Contreng di Pemilu 2009 nanti. Pemilu terumit di Dunia.. semoga bisa memecahkan record tanpa banyak masalah yang signifikan

(afwan datang telat jadi nggak lengkap)

Sumber : Makalah pembicara dan hasil catatan 



Jumat, 13 Maret 2009

Kajian pagi ini....di Islamic Center



Kajian Jum'at Pagi
Speaker : A'amron ( ketua Takmir NH)
Tema : Shirah Manhaj Haraki
Shirah Manhaj Haraki
13 Maret 2009, 06.47 WIB

Berhubung Ustadz tamim yang biasanya mmeberikan materi tentang akidah berhalangan hadir, karena sakit maka diganti akh amron. Syafakillah ya ustadz....Mohon do'anya dari teman-teman untuk kesembuhan beliau.

Terkait tema diatas ada beberapa point yang an catat :

islam adalah agama yang syumul termasuk mengurus masalah amal siyasi

terkait amal siyasi, ada dua hal yang perlu kita ketahui :
1. Amal siyasi yang kita lakukan adalah sepanjang khayat, dan amal siyasi bersifat murni keduniawian jadi sangat berbeda dengan akidah. dan tidak benar kalau ada yang mengatakan amal siyasi adalah hal yang haram.
2. Amal siyasi adalah amal yang tidak bisa dipisahkan pada amal islam

Selain itu yang menjadi perhatian juga adalah :
1.Mampu mensibghohkan amal-amal siyasi kedalam sibghoh islam
2.Mengarahkan sistem siyasi ke manhaj islam
3.Amal siyasi disesuaikan dengan kaidah2 politik kontemporer
4. Syar'i dalam tujuan dan sarana

Berbicara tentang hubungan aktifitas tarbiyah dengan amal siyasi, ada beberapa tugas tarbiyah yang harus dijalankan, antara lain :
1. Membentuk dan membina unsur terkecil yang bernama individu agar mampu menjadi individu yang islami sehingga mampu memikul berat amal siyasi
2. mensucikan jiwa dan rohani para kader dakwahnya
3. Menanamkan komitmen kader untuk melakukan amal siyasi
4. meningkatkan ketrampilan dan keahlian kader dakwah

Afwan jiddan jika ada kekurangan.
TAfadhol kalau ada koreksinya

moga bermanfaat




Rabu, 11 Maret 2009

Kajian dengan si-Selvy


Kajian Rabu pagi
Di pagi yang cerah...secerah hatiku hari ini
Speaker : Ustadz Fachrudin ( Penulis buku Da'i Berdasi)


Bismillahirrahmanirrahiim...
Melangkah menuju masjid perjuangan tanpa si "heli"...demi menjemput sepercik ilmu dari hamba Allah SWT yang subhanallah selalu mengisnpirasi hari-hariku.

Tema hari ini adalah melanjutkan kajian yang kemarin tentang jual beli, khususnya jual beli salam.
Nah yang baru mendengar pertama kali, jangan heran! ternyata salam itu merupakan padanan kata untuk istilah jual beli. Jual beli salam adalah jual beli yang dilakukan dimana uang diterima di awal sedangkan barang diterima di akhir.
Hukum dari jual beli ini adalh mubah atau boleh. sebab dulu pernah ada cerita ketika itu ada yang memerlukan uang sangat mendesak sedangkan yang membelinya tidak memerlukan barang dengan segera.

Adapun syarat jual beli ini adalah :
1. jika menggunakan takaran, maka takaran harus jelas
2. Waktu harus jelas ( tidak tak terbatas)
3. Tempat juga harus jelas

- KAmi memperoleh harta rampasan perang bersama Rasululloh dan datang kepada kami segolongan orang syam (keturunan arab) lalu kami menyerahkan uang kepada mereka, untuk nantinya mereka menyerahkan gandum, kismis, dan minyak goreng sampai pada batas waktu tertentu"

Keterangan dari hal diatas adalah :
-Menjelaskan bahwa kita tidak harus membeli pertanian pada petani, membeli motor di dealer dsbnya...
- kalau barang tersebut terkait dengan musim, maka harus diperkirakan waktunya pada saat musim panen

" Barang siapa mengambil harta orang lain dan ia ingin melunasi maka Allah SWT akan memudahkan untuk melakukan pelunasan hutang. Barang siapa mengambil harta orang lain dan ia ingin menghilangkannya maka Allah SWT akan membinasakannya"

keterangan :
- Orang yang punya hutang belum beres pada saat dialam kubur akan mendapat siksa sanpai dengan ada yang melunasi hutangnya.
- Orang yang mati syahid jika punya hutang yang belum dilunasi akan menghalanginya masuk syurga

Buat kawan-kawanku...btw aku masih punya hutang g ya? Tolong diingatkan ya...
he...

wah afwan kajiannya g lengkap...buku ma pulpen direbut dek selvy buat gambar buah apel je....

semoga bermanfaat!!

afwan jiddan




Hari ini


G Milih G keren, BRO!!!


Begitu banyak sekali alasan untuk golput, tetapi begitu banyak juga alasan untuk “milih”.Hidup itu pilihan so gunakan hak pilih Anda!. Buat Anda! mahasiswa yang berasal dari luar Solo, G usah berkecil hati, G usah bingung, G usah gembira ( karena biasanya jadi alasan untuk golput kan, “ kan g bisa pulang, jauh!”) kita tetap bisa menggunakan hak pilih kita di Solo kok, dengan menjadi pemilih yang terspecialkan yaitu sebagai “ pemilih tambahan”.

Apa itu pemilih tambahan?

Namanya juga pemilih tambahan, berarti bukan pemilih tetap. Tetapi kita dapat menggunakan hak pilih kita secara penuh baik untuk DPRD Provinsi maupun juga DPRRI dengan menggunkan surat mutasi dari daerah domisili kita.

Syaratnya sangat mudah ( Kayaknya ^_*,):
1. Pastikan kita telah terdaftar sebagai pemilih tetap dengan cara melihat daftar pemilih tetap di daerah kedudukan hukum (domisili) kita masing-masing.
2. Jika daftar nama kita sudah ada, mintalah surat pemberitahuan ( Formula model A5) kepada KPPS/KPS/PPK/KPUD setempat (asal) yang telah di isi dan ditandatangi mereka dan menyampaikan bukti-bukti tertuulis yang menerangkan keadaan tertentu sebagai alasan perpindahannya ( alasan Anda yang mahasiswa boleh karena “ Studi” atau sebagai “ Saksi”.
3. Selambat-lambatnya 3 (tiga) hari sebelum hari dan tanggal pemungutan suara, laporkanlah surat pemberitahuan (A5) tersebut kepada KPPS/KPS/PPK/KPUD yang kita tuju dengan menunjukkan bukti identitas diri dan menyampaikannya bukti-bukti tertulis.

Selamat mencoba!!!
Semoga tidak dipersulit….
Jadi tidak ada lagi alasan ” kan jauh....mana bisa milih”! Buktikan kalau kamu bukan Mahasiswa yang Apatis.

Sedikit berbagi cerita, kemarin waktu mudik ke sragentina kuteringat dengan mutasi. Akhirnya berencana mau ngurus sekalian, biar sekali mendayung 3 pulau terlampui ( silaturrahiim ke ortu, minta uang saku, n mutasi,hehe) .Cukup dengan sms saja, ” asw, pak saya mau ngurus mutasi untuk menjadi pemilih tambahan di Solo, bisa? Terima kasih, ita” sebuah sms saya layangkan ke kepala desaku. Hanya dengan sebuah SMS ( he..he sudah akrab jadi g perkewuh), akhirnya balasan kuterima ” saya masih di jakarta, besok saja”. Wah, agak menyesal juga, hari itu kuurungkan niatku untuk ngurus mutasi karena beliau tidak berada di tempat. Dan esok harinya aku harus kembali ke kota bengawan. Dan yang mengejutkan tadi pagi pas ba’da tahajud ada panggilan masuk, dan ternyata dari pak lurah. Agak takut juga je! Mau angkat kok ya masih pagi-pagi banget...mau reject kok ya perkewuh n g sopan. Akhirnya kulayangkan sebuah pesan saja untuk beliau, dan sebuah balasan mengejutkan saya terima ” Aku besok pagi benar-benar mau ketemu, ...”. Wah ada apa ini? Pikirku waktu itu, kaya urgent banget. Tetapi beliau masih saja telp,dan mau g mau akhirnya kuangkat dan kujelaskan maksudku..bla...bla.., dan posisiku sekarang masih di Solo Alhamdulillah beliau memberikan penjelasan panjang g pake lebar kalau ngurus mutasi bisa ke beliau, dan kata beliau juga formula A5nya katanya sih sudah ada. Hore....jadi tinggal pulang saja, mampir ketempat pak lurah. Siap meluncur!
Terima kasih.... matur suwun sanget bapak lurah...., yang selama ini sudah baik ke saya dan selalu mempermudah langkah kaki ini apalagi kalau ngurus beasiswa wah sangat dipermudah. Semoga Allah SWT membalas kebaiakan bapak dengan pahala di sisiNya ( tak do’ain juga moga bapak terpilih lagi jadi kepala desa saya lagi).


Ingat tanggal 9 april ya!!
Pastikan kalian menggunakan hak contreng!!!


 

Got My Cursor @ 123Cursors.com