; .: SePEnGgAL Kis4H :. ;
Photobucket
Ikuti Terus ya Jejak Petualangan KHEISYA!!!

Minggu, 27 April 2008

today

Assalamu'alaykum warohmatullohi wabarakaatuuhu

agenda today!!!
TACK....Training CorelDraw......

Seru!!!
Seneng
Capek..




Sabtu, 26 April 2008

AKSI pagi

"HIDUP MAHASISWA!!!!"
"HIDUP MAHASISWA!!!!"

Begitulah teriakkan yang menjadi hidangan pagi tadi saat, kumulai melangkahkan kaki ini di kampus hijauku MIPA. Segerombol teman-teman BEM MIPA dan diikuti dengan lembaga kemahasiswaan lainnya ternyata sedang menggelar AKSI bersama....

Selidik punya selidik ternyata aksi untuk menanggapi dibukanya jurusan D3 FARMASI tahun ini. dan untuk meminta kejelasan pihak Dekanat terkait hal itu?

" Ukh kenapa teman-teman BEM AKSI?" tanyaku pada salah satu squad bem yang sedang mencari massa. beliau menuturkan aksi ini digelar dengan beberapa misi, kaitannya dengan kedatangan pihak DIKTI yang akan melakukan kunjungan ke mipa dengan misi meninjau tentang pembukaan jurusan baru itu. setelah panjang lebar beliau menyampaikan argumen yang merupak hasil dari musyawarah teman-teman BEM, akupun mengiyakan hal itu. Benar sekali! jangan sampai saat mereka (d3 Farmasi datang) kita dalam keadaan tidak siap! Kelas masih rebutan, apalagi lab untuk mereka praktikum saja juga belum ada. Apa nggak kasihan kalau mereka sudah membayar mahal-mahal tetapi tdk mendapatkan haknya yg sebanding?!

Aksipun selesai dengan aksi damai, dengan di tanda tanganinya MOU kesepakatan suara kita dengan pihak dekanat!

ALLAHU AKBAR!!
















Kafe Pagi NH



Assalamu'alaykum warohmatullohi wabarakaatuuhu

ini ada sedikit ringkasan yang sempat ana catat di agenda jihad kheisya pagi ini.
Dalam kajian pagi tadi, beliau menyampaikan tentang " nama dan sifat Al Qur'an"
Diantaranya adalah sebagai berikut :
1.Al Qur'an ( Al baqoroh :18
2.Al Kitab ( Az Zumar :2)
3.Adz Dzkir ( Al Hijr:9)
4.Ar Ruh (Asy Syura:52)
5.An Nuur (Al Maidah:15)
6.Al Furqon (Al imron:4)
7.Al burhan ( An Nisa:174)
8.Mauidhoh wa syifa huda wa rahmah ( Al isyro':82)

Afwan karena datangnya telat, penjelasan kurang begitu lengkap. Kheisya lengkapi dulu ya.

waslmkm .wr.wb




Jumat, 25 April 2008

Saat kutermenung....

Assalamu'alaykum wr.wb

Tadi pagi..agak siang dikit. Saat kumenyendiri di lab 1. Masih sangat sepi, kuseorang diri. Entah apa yang ingin kulakukan, seperti kehilangan arah. buka komputer...langsung OL. Kutulis apa yang kurasakan hari ini, kurang semangat!! mungkin hari ini kekurangan kalori, sehingga energi yang kumiliki hanya sedikit untuk mencapai cita " bergerak menembus batas...", harus berhemat! karena kulihat agendaku..hari ini sangat banyak sekali.Tiba-tiba dari seseorang my sister nan jauh disana, melihat statusku di YM dengan kalimat " Ita kok hari g semangat?napa ya...", yah pertanyaan retoris itu membuatnya harus mengirimkan slide ini download

silahkan download...moga menemukan kembali duniamu..saat kau merasa beda itu bukan dirimu
















Puasa Senin kamis dan Daud

Tanya: Yang ingin saya tanyakan adalah tentang puasa sunnah Nabi Daud dan puasa Senin-Kamis. Saya sudah lama menjalani puasa Senin-Kamis. Dan akhir-akhir ini saya mulai belajar puasa Nabi Daud. Yang ingin saya tanyakan: lebih utama mana antara puasa Senin-Kamis yang merupakan sunnah Rasul dan puasa Nabi Daud?

Demikian, atas penjelasannya saya mengucapkan banyak terima kasih.

Jawab : Kalau memang kuat melakukan puasa Daud, lakukanlah karena Nabi saw. memerintahkan puasa ini kepada umatnya yang ingin melakukan puasa ‘dahr’ (puasa sepanjang tahun). Namun Nabi melarang puasa ‘dahr’ ini karena ia tidak lebih baik dari pada puasanya Nabi Daud yang cuma separoh dahr: sehari puasa sehari berbuka. Anjuran ini khusus bagi orang-orang tertentu, yang mampu yang masih haus ibadah. Misalnya dia, setelah biasa puasa Senin-Kamis, tiga hari ‘ayyamul bidh’ (13, 14, dan 15 setiap bulan hijriyah), ternyata masih kuat lebih dari itu.

Dilarangnya ‘puasa dahr’ karena ditakutkan jika melakukan puasa ini orang akan melupakan kewajibannya atau mengabaikan hak orang lain, juga hak anggota tubuhnya sendiri. Maka puasa Daud adalah jalan tengah agar manusia tetap memperhatikan dunianya, bukan melulu akhirat. Keseimbangan dunia dan akhirat inilah yang diinginkan oleh Islam. Namun jika dengan melakukan puasa Daud ini kewajiban Saudara kepada orang lain-semisal istri-menjadi terbengkalai, sebaiknya Anda tidak melakukan puasa ini. Puasa ini sunnah sementara hak istri terhadap Anda adalah kewajiban. Dahulukan kewajiban dari sunnah.

Imam Bukhari meriwayatkan sebuah Hadis tentang puasa Daud ini yang artinya, “…puasalah sebaik-baik puasa, puasanya Daud! Dia berpuasa sehari dan berbuka sehari…”.

Imam Muslim dalam kitabnya juga meriwayatkan sebuah Hadis yang artinya, “Puasa yang paling disukai Allah adalah puasanya Daud as., ia berpuasa sehari dan berbuka sehari. Dan salat yang paling disukai Allah adalah salatnya Daud; ia tidur separoh malam, beribadah sepertiga malam, dan tidur lagi seperenamnya.”

Utama mana antara Senin-Kamis dan Daud?

Dalam hal ini, persoalannya bukan sekedar amalan mana yang lebih utama, tapi lebih ke personal yang melakukannya: mampu atau tidak. Bagi orang yang mampu tentu ia lebih banyak memperoleh pahala. Seperti hadis Nabi saw. -riwayat Muslim- kepada Sayidah Aisyah “Pahalamu tergantung pada kesungguhanmu”. (Hadis ini telah menjadi dasar terbentuknya sebuah kaidah fikih: “maa kaana aktsaru fi’lan kaana aktsaru fadhlan”, artinya “Semakin sungguh-sungguh suatu ibadah dilakukan maka semakin besar fadhilah/pahalanya”.) Kesungguhan di sini meliputi dua hal: kualitas dan kuantitas. Jadi semakin bagus kualitas dan kuantitasnya, semakin besar pahalanya.

Sumber : pesanteren online, Seri ke-154, Sabtu, 9 Juni 2001





Al Ma'tsurat Ruqyah

Assalamu'alaykum warohmatullohi wabaraakaatuuhu

buat teman-teman ini ada file tentang alma'tsurat untuk merukyah.
silahkan download file dibawah ini
download

semoga bermanfaat...

afwan jiddan

Kamis, 24 April 2008

kembar lagi

semakin lama ini, semakin tambah saja yang mengatakan diri ini kembaran. Sudah ana itung-itung 10 lebih yang mengatakan begitu. 1 hari ini saja yang mengatakan aku mirip seseorang ada 2 orang. Pas mabiru di maska kampusku tadi malam....tiba-tiba ada yang menyeletuk " ukh anti kok mirip temanku ya...?". Belum juga dosenku statistik matematika yang mengatakan ana mirip temanku. "kamu itu mirip banget ma " X"...." Sambil menunjuk akhowat "X". Alamak....banyak banget:), akupun terheran-heran. Masak wajah ini begitu pasaran?!

belum juga dengan adek-adek kosku, yang menertawakan diriku. Saat makan bersama....beberapa waktu yang lalu. " Mbak..bener temanku mirip mbak kheisya,,,,,cara bicaranya, ramainya, cara berjilbabnya..sampai logatnya ngomongpun sama...". Ana cuma tersenyum.....Ough...ternyata diri ini amatlah banyak kembarannya. So...untuk sobat semua....jangan salah ya kalau menemui seseorang yang seperti ana . Jangan asal lpanggil! jangan asal sapa. kenali an dengan baik..okeh!

Selasa, 22 April 2008

T4 Kheisya Study

Kampus kheisya
Ini adalah gambar Gd.A alias gedung lama FMIPA UNS, namanya juga gedung lama..bangunannyapun ala jaman doeloe


Kalau ini ni...labkom 5 FMIPA UNS. tempat ini jarang banget kheisya kunjungi. Biasanya para ikhwan yang bersemedi disana. Hmmm.....

Senin, 21 April 2008

KADER MANJA

KADER MANJA?

Waduh..waduh….ada-ada saja ya istilah zaman sekarang? Banyak sekali istilah yang terkadang menohok kita, dan membuat kita harus kembali membaca profil diri kita? Aku termasuk nggak ya? Kayaknya kok ana juga ikut?! Hmmm..bukan! Itu bukan ana. Pernahkah antum begitu?

Kader MANJA?
Kader yang MANdi JArang-kah?
Semoga tidak lho ya?! Masak kader jarang mandi, ya ilah….gimana mau berdakwah kalau tampilan luar kita tidak terkemas dengan rapi. Pasti produk yang kita tawarkan juga kurang menjual…iya to?

Hm…terkait KADER MANJA yang menjadi pembahasan disini adalah yang didefinisikan sebagai kader yang tidak siap memikul beban, dan bermalas-malasan. Dia mempunyai segudang alasan untuk menampik jika amanah ini datang padanya. Padahal dalam realita kita tidak membutuhkan kader dakwah yang (afwan) MANJA, melihat tantangan dakwah yang semakin berat. Ibarat pohon, makin tinggi makin kencang tiupan anginnya. Kita juga harus tampil dengan profil diri sebagai KADER yang siap guna!

sedikit melirik fenomena yang ada

Suatu saat ada akhowat yang minta tolong seorang akhowat lainnya, “ ukhti ana lihat jadwal anti yang paling longgar pekan ini? Bs Bantu ana nyari konsumsi buat acara training ESQ besok?” Dengan nyengirpun dia njawab, “ He…he..afwan ukhti ana hari ini g bawa sepeda jadi malas banget muter-muter, ma yang lain saja yak?” diapun berlalu

“ Mbak afwan ya….dinda hari ini g ikut kajian, g ada sepeda mbak. Tapi kalau dijemput dinda juga nggak nolak!”

“ Mbak afwan ya…artikelnya molor, lha nggak ada komputer di kost. Mbak sih… ngasih deadline Cuma 2 minggu?!”



Pernah menjumpai kasus yang serupa? Nah…kira-kira apa yang antum rasakan? Sedih? kecewa? Atau punya rasa “ GEMES” yang begitu dalam.

Manja karena serba tidak bisa disuruh apa saja, dan nggak mau kadang membuat kita pengin patah arang juga. Gimana nggak? tugas yang seharusnya dia jalankan harus kita tanggung juga.

Mencetak kader unggulan memang tidak mudah membalikkan telapak tangan. Ya solusinya adalah kesabaran. Kesabaran untuk membentuk Kader MANJA menjadi kader yang unggulan. Dengan senantiasa melakukan tarbiyah dan dakwah fardhiyah yang gencar. Karena pada hakikatnya yang namanya dakwah tidak akan terlepas dengan tarbiyah. Tarbiyah yang bersifat pembinaan dan pembentukkan karakter, tarbiyah taqwiniyah. Dan problem diatas tidak cukup hanya dengan dakwah sebagai solusinya. Tetapi perlu ada pembentukkan dan pembinaan karakter, muwashoffat.

Buat saudaraku semua yang mungkin sering menemui KADER MANJA!
Rubahlah dia menajdi kader UNGGULAN yang siap guna! Kapanpun dan dimanapun.

Wallahu ‘alam bi showab



WASPADALAH….



Ikhwah fillah, sesungguhnya berhati-hatilah dengan kelalaian. Sesungguhnya setan senantiasa menghembus-hembuskan kelalaian itu dalam diri kita. Sesungguhnya setan menggambarkan dosa kecil sebagai hal-hal yang biasa saja, tak ubahnya seperti lalat yang hinggap di hidung. Dengan mudah kita halau. Menghilangkan keresahan dan kekhawatiran dalam diri kita ketika melakukannya. Lalu kita terbiasa dengannya.

Pernahkah antum dibingungkan dengan Dakwah yang penuh dengan masalah ikhwati fillah…?saat dakwah selalu dihimpit dengan banyak masalah apa yang antum lakukan?
Lari dari masalah? Ataukah mencari problem solvingnya?
Ana yakin hal yang pertama antum lakukan adalah melakukan swot terhadap masalah tersebut. Mengurai system kerja dan manajemen lapangan. Lantas kita membuat analisa dan terapi tekhnis. Begitu langkah jitu yang sangat sering kita lakukan. Tapi pernahkah antum berpikir lain? Dan perlu kita ingat ikhwaty fillah….terkadang dakwah kita beriring dengan dosa-dosa yang secara matematis kita hitung sebagai dosa kecil. Yang entah kenapa? Terkadang kita merasa aman karena ia sekedar “dosa kecil”. Padahal sesungguhnya Alloh tidak pernah membuat klasifikasi tingkatan dosa.Dan Allah akan memperhitungkan walau itu hanya dosa kecil, sebagaimana firmanNya;

“ …Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar zarahpun, niscaya dia akan meihat (balasan)nya pula”
(Q.S 99:8)

Ikhwaty Fillah…
Terkadang kita juga lupa bahwa Alloh SWT, memiliki kuasa jauh dari apa yang bias kita hitung secara matematis atas upaya kita. Kita juga lupa bahwa ada rahmat, ada berkah, ada kebahagiaan lain yang tidak bisa dianalisa dengan semua perangkat kuantitatif yang kita punya. Inilah yang sering kita lalaikan. Jadi jika masih saja kita terlena dalam kelalaian, masih saja kesadaran kita tersaput istilah dosa-dosa kecil, maka jangan bingung dengan masalah yang seolah tidak pernah surut menghadang jalannya dakwah. Sangat mungkin Allah SWT mencabut berkah dakwahNya dari semua aktivitas dakwah yang kita lakukan. Na’udzubillah….

Semoga kita bukanlah para aktor sebagai aktivis bertopeng, yang menyamar dalam kebaikan, yang ikut berputar dalam scenario aktivitas dakwah yang terbuai dengan kelalaian-kelalaian yang banyak.

Dan semoga Allah SWT berkenan memberikan kesadaran yang menghidupkan nafs kita.

Mari senantiasa beristigfar dan dzikrulloh
Subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallahu Allahu akbar, jangan berhenti beristigfar sampai kita yakin dan menyadari bahwa telah begitu banyak dosa dan kelalaian yang kita lakukan.Jangan sampai dari tumpukan kelalaian-kelalaiankecil ini menjadi bukit dosa bosar. Na’udzubillah wa astagfirulloh….

Dan yang terakhir saudaraku,
Janganlah engkau melihat kecilnya maksiat, tapi lihatlah besarnya dzat yang engkau durhakai

Wallahu a’lam bi showab….

Khesiya illiyyana jadiid
( sunyinya malam @ 01.55 WIB dikamar sepi)















 

Got My Cursor @ 123Cursors.com