; .: SePEnGgAL Kis4H :.: MQ oN aiR ;
Ikuti Terus ya Jejak Petualangan KHEISYA!!!

Selasa, 21 Oktober 2008

MQ oN aiR

Dikamar sepi, 20 Oktober 2008
Ta’lim by Radio MQ FM
Ustadz Hatta Syamsudin, L.c


Bismillahirrahmaanirrahiim….


Habis makan maghrib ( bukan makan malam lho ) dan dilanjutkan isya’ akupun langsung masuk ke kamar dan mengunci rapat kamarku. Niatan awal ingin menyegerakan istirahat, karena badanku, akhir-akhir ini menuntut haknya untuk sekedar istirahat. Memang aku terlalu dzalim mungkin, seambrek aktifitasku hingga melupakan kebutuhan tubuhku yang mungil untuk sejenak istirahat. Radio disebelahku siap menemaniku untuk meluncur ke alam mimpi malam ini. Dengan segera ku ON kan. Selamanya radio ini tidak pernah pindah dari gelombangnya, satu hati satu cinta di MQ FM Radio salah satu radio islam di solo.
Suara agak tidak jelas, terdengar sayup samar dari dalam Radio. Ada suara yang terekam tidak begitu asing bagiku. Siapa dia?Yang jelas bukan suara penyiar radionya yang kupertanyakan, tetapi orang yang diwawancarai. Kupertajam pendengaranku dan kutambah volume radionya. Ternyata benar, beliau memang tidak asing bagiku. Ustadz favorit masa kini, suara khas yang membawa aura semangat dimanapun beliau menyampailan ta’lim. Ya siapa lagi kalau bukan ustadz Hatta Syamsudin, Lc. Ana teringat langsung kalau malam ini adalah malam selasa, dan ta’lim ini adalah ta’lim yang dion-air kan lewat radio, dan rutin diadakan oleh teman-teman di fujamas. Menunya dalah tafsir Alqur’an. Tetapi ada yang asing di pembicaranya. Biasanya beliau adalah Ustadz Mu’in, ustadz favorit semuanya.” Tetapi malam ini kok beda?”tanyaku dalam hati.” Malam ini adalah malam special, karena tafsir malam ini tidak melanjutkan ta’lim yang kemarin dan pembicaranya juga beda karena pada malam hari ini ustadz mu’in berhalangan hadir” tuturnya panjang lebar dalam pembukaannya dan terjawab sudah rasa penasaranku diawal kenapa bukan ustadz mu’in yang hadir.
Kuambil pulpen dikamar sebelah, karena tadi siang dipinjam adek biologi untuk membuat laporan,. Dan kubuka lembaran kosong agenda jihadku. Siap untuk mencatat!Mencari posisi PeWe. Inilah keuntungan akhowat dibanding ikhwan yang mungkin bisa hadir. Lebih bebas, bisa sambil ngemil, nyetrika, belajar n bisa nyambi yang lain-lainnya. Walau terhalang jam malam untuk bisa hadir! Tetapi kamipun bisa mendapatkan ilmu yang sama kawan!he..he..tanpa membuat fitnah.
Kumulai menulis, meskipun mata enggan bersahabat malam ini. Kupaksa menulis dan menulis “ Hayo iya catat..dan..catat!!ilmu kalau tidak diikat akan hilang dan lupa” pintaku dalam hati. Bismillahirrahmanirrahiim…
Tentang RIBA :
Buka surat Al Baqarah ayat 275-276 :
“Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran(tekanan) penyakit gila.Keadaan mereka yang demikian itu adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari tuhan-Nya, lalu terus berhenti ( dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu ( sebelum datang larangan), dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal didalamnya”
(Q.S 2:275)

“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidakmenyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa”
(Q.S 2:276)
- “Meskipun dulu ustadz mu’in telah sampai pada surat al maidah tetapi tidak ada salahnya kembali bernostalgia ke surat al baqarah, yang namanya surat atau juz apapun dalam alqur’a tidak ada yang namanya kadaluwarsa dan tidak akan pernah yang namanya expired “ beliau memberi penjelasan panjang lebar kepada para jama’ah….
- Dan beliau memberi jawaban kenapa malam ini tema “ Riba” yang diangkat bukan permasalahan yang lain. Beliau menjawab : Ada korelasinya dengan keadaan ekonomi dunia yang kondisinya lagi rapuh, salah satu penyebabnya adalah karena system ekonomi yang diterapkan adalah system ekonomi ribawi.
- Sebelum ayat ini (surat al baqarah :274) menjelaskan tentang keutamaan orang-orang yang bersedakah….( mohon dibuka sendiri) dan motivasi untuk melakukan amalan itu, tentunya sangat kontradiktif dengan apa yang disampaikan pada ayat 2:275 ini, ayat ini mengancam riba dan pelakunya yang diibaratkan seperti orang yang tidak bisa berdiri tegak….
- Infaq, sedekah, zakat dengan riba adalah kebalikan yang mempunyai cirri-ciri yang sama
- Kalau sedekah secara dzahir berkurang harta kita, tetapi disisi Allah bertambah dan bisa barakah ( digunakan memberi kebaikan),sedangkan riba secara dzahir bertambah tetapi disisi Allah berubah menjadi kemurkaan
- Kenapa dalam ayat tersebut diawal dengan menggunakan kata-kata “ orang yang makan…” beliau menjelaskan karena sebagian besar pengeluaran adalah untuk makan.
- Yang diancam dan dicela disini bukanlah orang yang mengambil riba saja, tetapi orang yang memberi riba.
-Riba dan Zakat merupakan sama-sama “ Ziyadah” artinya tambahan. Zakat juga merupakan tambahan yang berkembang.
- Riba dibagi menjadi 2 jenis :
1. Riba Nasi’ah ( ex: Renternir ): berkembang karena waktunya juga bertambah, misal pinjam uang 1 bulan, karena mengembalikannya 2 bulan maka dikenai bunga.
2. Riba Fadl ( benar-benar tambahan) : misalnya beras 1 kg ditukar dengan beras 2kg
- Dan transaksi riba yang marak akhir-akhir ini terjadi pasca ramadhan dan menyambut lebaran adalah tradisi tukar uang, beliau mencontohkan yang sering terjadi dijalan-jalan, khususnya yang terjadi disepanjang jalan slamet riyadi. Misal Uang 90.000 ditukar dengan uang 100.000.
-Orang yang memakan riba kelak diakhirat digambarkan seperti sebuah sungai berwarna merah darah dan ada orang lelaki yang berenang , sedangkan ditepi sungai ada orang-orang yang membawa batu besar, orang lelaki yang berenang ketika hendak ke tepi orang yang ditepi tadi meletakkan batu besar ke dalam mulutnya. (H.R Bukhari)
- Kenapa orang yang makan riba diibaratkn seperti orang-orang gila dan seperti orang kesurupan yang tidak mampu berdiri tegak? Jawabannya : kita lihat realita, orang yang biasanya meminjamkan uang dia selalu berfikir untuk selalu menagihnya dan fikirannya tidak akan pernah tenang…begitu dan seterusnya.
- Kerugian amat besar bagi mereka yang melakukan transaksi riba baik di dunia dan di akhirat, karena diakhiratpun orang yang memakan riba juga akan dibangkitkan seperti halnya adzab di dunia..
- Polemik saat ini adalah banyak yang menyamakan antara jual beli dan riba padahal sudah jelas dalam ayat diatas dijelaskan “ Bahwa Allah SWT menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba”. Dan banyak para ulama menyampaikan memang pembahasan masalah “ Riba” adalah pembahasan paling rumit.
- Bunga, interest, faidah apapun istilahnya menurut fatwa MUI adalah haram hukumnya ( sudah jelas)
-Hadist :” Riba itu ada 73 pintunya, dan riba yang paling ringan adalah menikahi ibu kandungnya sendiri”
-Mudharat Riba :
1. Hilang barakah menuju kekafiran
2. Hilangnya ketenangan dan prasangka keadilan
3. Orang kafir akan mendo’akan yang buruk-buruk terhadap orang yang mengambil riba
4. Menjadi target orang-orang yang tamak
5. Dll

Itu saja yang dapat terangkum dari agenda jihad khesiya illiyyanajadiid. Semoga memberi kemanfaatan bagi kawan-kawan yang membaca. Wallahu’alambis showab. Astagfirulloh ‘al adziim…..

Wassalamu’alaykum wr.wb




1 komentar:

sanjisan mengatakan...

السلام عليكم
Doanload aja rekaman kajiannya di sini:
http://fujamas.net/download.php

Poskan Komentar

 

Got My Cursor @ 123Cursors.com